Senin, 12 Februari 2024

Soal latihan materi peta, inderaja dan SIG


 

1. Peta skala 1:250.000 artinya tiap 1 cm pada peta sama dengan ....
a. 25 cm di lapangan
b. 250 cm di lapangan
c. 2.500 cm di lapangan
d. 25 km di lapangan
e. 2,5 km di lapangan
Jawaban: e

2. Suatu ilmu, seni, dan teknik untuk mendeteksi suatu alam dan sosial budaya di permukaan bumi dari jarak jauh dengan menggunakan alat berupa sensor buatan disebut ....
a. scanning
b. citra
c. landsat
d. remote control
e. remote sensing
Jawaban: e

3. Peta topografi termasuk peta ....
a. peta umum
b. korografi
c. dunia
d. khusus
e. tematik
Jawaban: a

4. Jika data berbentuk grafis maka data tersebut berasal dari ....
a. peta analog
b. sistem radar
c. hasil sensus
d. statistik
e. survei di lapangan
Jawaban: a

5. Simbol garis untuk memperlihatkan fenomena yang bersifat ....
a. kuantitatif
b. kualitatif
c. tematik
d. umum
e. khusus
Jawaban: b


6. Kelebihan sensor elektromagnetik jika dibandingkan dengan sensor fotografik adalah ....
a. resolusinya baik
b. integritas geometrinya relatif baik
c. perbedaan karakteristik objek yang diamati lebih jelas
d. biayanya lebih murah
e. caranya sederhan seperti foto biasa
Jawaban: c

7. Komponen sistem informasi geografis antara lain perangkat keras (hardware), contohnya ....
a. input data
b. manajemen bisnis data
c. output data
d. kemampuan mengoprasikan komputer
e. disk drive
Jawaban: e

8. Semua kegiatan manusia dalam bidang ekonomi yang produktif/menghasilkan barang dan uang adalah pengertian industri menurut ....
a. G.T. Renner
b. Landis
c. Bintarto
d. Soentono Soejono
e. Christaller
Jawaban: a

9. Untuk mendapatkan informasi tentang objek-objek dan gejala-gejala di permukaan bumi dengan metode pengindraan jauh digunakan alat-alat berikut ini, kecuali ....
a. scanner
b. stetoskop
c. radio meter
d. kamera manual
e. kamera digital
Jawaban: b

10. Gambaran permukaan bumi pada bidang datar yang digambarkan dengan menggunakan skala dan dilengkapi dengan tulisan dan simbol merupakan pengertian dari ....
a. peta
b. globe
c. atlas
d. relief muka bumi
e. proyeksi peta
Jawaban: a

11. Gambar pada peta yang menunjukan lokasi daerah yang dipetakan pada kedudukannya dengan daerah sekitarnya yang lebih luas disebut ...
a. judul peta
b. inset peta
c. sumber peta
d. legenda peta
e. simbol peta
Jawaban: b

12. Perbandingan jarak antara di peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi disebut ....
a. legenda
b. orientasi
c. skala peta
d. relief
e. proyeksi
Jawaban: c

13. Suatu alat yang dilengkapi dengan pemancar dan penerima pantulan gelombang adalah ....
a. sensor aktif
b. sensor pasif
c. citra
d. objek
e. wahana
Jawaban: a

14. Proyeksi peta yang diperoleh dengan cara memproyeksikan permukaan globe ke bidang silinder disebut ....
a. proyeksi kerucut
b. proyeksi azimuth
c. proyeksi silinder
d. proyeksi normal
e. proyeksi miring
Jawaban: c

15. Permasalahan transportasi yang dihadapi dalam perencanaan wilayah tata ruang kota adalah .....
A. Kenaikan jumlah kendaraan pribadi yang tidak diimbangi dengan jumlah sarana prasarana jalan
B. Banyak jalan rusak akibat banjir
C. Kurangnya ngkutan umum di kota
D. Kebutuhan akan kendaraan pribadi yang semakin meningkat
E. Ketidaktersediaan angkutan umum
Jawaban: A

16. Salah satu syarat pembuatan peta adalah confrom, artinya ....
a. luas peta harus tepat dan benar
b. bentuk peta harus sesuai dengan aslinya
c. jarak peta harus benar
d. arah peta harus benar
e. gambar harus simetris
Jawaban: b

17.  Manfaat industrialisasi adalah sebagai berikut, kecuali ....
a. mamperluas lapangan kerja
b. meningkatkan pendapatan
c. mendorong dan meningkatkan ilmu teknologi
d. meningkatkan pemanfaatan bahan mentah
e. meningkatkan konsumerisme masyarakat
Jawaban: e

18. Alat yang digunakan untuk membaca atau menginterpretasi foto udara disebut ....
a. teleskop
b. stereoskop
c. lup
d. mikroskop
e. stetoskop
Jawaban: b

19. Foto udara dan foto satelit adalah pengelompokan foto berdasarkan ....
a. sistem wahananya
b. sumbu kameranya
c. warna yang digunakan
d. jenis kameranya
e. warna fotonya
Jawaban: a

20. Perbandingan jarak antara di peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi disebut ....
a. legenda
b. orientasi
c. skala peta
d. relief
e. proyeksi
Jawaban: c

21. Sebelum data diproses maka dilakukan ....
a. penggolongan data
b. memanipulasi data
c. pengolahan data
d. penyimpanan data
e. pendekatan data tabuler
Jawaban: c

22. Sumber energi dalam proses pengindraan jauh berfungsi untuk ....
a. menyinari objek dan memantulkan pada sensor
b. untuk menjalankan mesin sensor
c. untuk menggerakan wahana ke suatu tempat
d. mengubah data gigital ke data visual
e. mencetak hasil pengindraan jauh
Jawaban: a

23. Peta skala 1:250.000 artinya tiap 1 cm pada peta sama dengan ....
a. 25 cm di lapangan
b. 250 cm di lapangan
c. 2.500 cm di lapangan
d. 25 km di lapangan
e. 2,5 km di lapangan
Jawaban: e

24. Simbol garis untuk memperlihatkan fenomena yang bersifat ....
a. kuantitatif
b. kualitatif
c. tematik
d. umum
e. khusus
Jawaban: b

25. Kenampakan vegetasi dan daratan rendah pada peta menggunakan warna ....
a. hijau
b. biru
c. cokelat
d. hitam
e. putih
Jawaban: a

26. Gambaran permukaan bumi pada bidang datar yang digambarkan dengan menggunakan skala dan dilengkapi dengan tulisan dan simbol merupakan pengertian dari ....
a. peta
b. globe
c. atlas
d. relief muka bumi
e. proyeksi peta
Jawaban: a

27. Perbandingan jarak pada peta dengan jarak di lapangan yang ditunjukan dalam bentuk garis disebut....
a. skala numerik
b. skala angka
c. skala garis
d. skala verbal
e. skala inci
Jawaban: c

28. Jarak dari rumah Romi ke sekolah adalah 8 km. Jika Romi ingin memetakn dengan skala 1:500.000, maka jarak dari rumah Romi ke sekolah pada peta adalah ....
a. 0,625 cm
b. 0,16 cm
c. 1,6 cm
d. 6,16 cm
e. 16 cm
Jawaban: c

29. Industri yang menggunakan lebih dari 100 orang tenaga kerja disebut industri ....
a. rumah tangga
b. kecil
c. sedang
d. besar
e. dasar
Jawaban: d

30. Citra dalam pengindaan jauh meliputi dua macam, yaitu ....
a. citra aktif dan citra pasif
b. citra satelit dan citra nonsatelit
c.citra sensor dan citra foto
d. citra negatif dan citra positif
e. citra foto dan citra nonfoto
Jawaban: e

31. Kenampakan vegetasi dan daratan rendah pada peta menggunakan warna ....
a. hijau
b. biru
c. cokelat
d. hitam
e. putih
Jawaban: a

32. Peta tambahan kecil untuk memperjelas salah satu bagian peta yang terdapat di dalam peta disebut....
a. peta korografi
b. peta umum
c. inset
d. legenda
e. proyeksi peta
Jawaban: c

33. Proyeksi peta yang diperoleh dengan cara memproyeksikan permukaan globe ke bidang silinder disebut ....
a. proyeksi kerucut
b. proyeksi azimuth
c. proyeksi silinder
d. proyeksi normal
e. proyeksi miring
Jawaban: c

34. Peta tambahan kecil untuk memperjelas salah satu bagian peta yang terdapat di dalam peta disebut....
a. peta korografi
b. peta umum
c. inset
d. legenda
e. proyeksi peta
Jawaban: c

35. Gambar pada peta yang menunjukan lokasi daerah yang dipetakan pada kedudukannya dengan daerah sekitarnya yang lebih luas disebut ...
a. judul peta
b. inset peta
c. sumber peta
d. legenda peta
e. simbol peta
Jawaban: b

36. Dibawah ini yang merupakan penggolongan industri berdasarkan tenaga kerja adalah ....
a. industri rumah tangga
b. industri hulu
c. industri hilir
d. industri dasar
e. industri raksasa
Jawaban: a

37. Industri-industri yang hasil produksinya dipasarkan di psar dalam negri (lokal) disebut industri ....
a. padat karya
b. padat modal
c. dasar
d. lokal
e. menengah
Jawaban: d

38. Industri yang memprodusi lebih dari satu barang disebut ....
a. campuran
b. kecil
c. sedang
d. besar
e. hilir
Jawaban: a

39. Industri pertambangan, pertanian, perikanan, kehutanan dan perkebunan digolongkan ke dalam industri ....
a. reproduksi
b. manufaktur
c. nonekstraktif
d. ekstraktif
e. industri hilir
Jawaban: d

40. Dalam kajian geografi, informasi yang diperlukan harus menunjukan ciri ....
a. akurat dan relevan
b. cepat dan akurat
c. teritorial dan spasial
d. akurat dan spasial
e. akurat dan teritorial
Jawaban: a

41. Sistem informasi geografis adalah sistem komputer yang dapat digunakan untuk mengumpulkan, memeriksa, mengintegrasikan, dan mengaanlisis informasi-informasi yang berhubungan dengan permukaan bumi. Pandangan tersebut dinyatakan oleh ....
a. Berry
b. Calkin
c. Linden
d. Demers
e. Barrough
Jawaban: d

42. Hal yang harus diperhatikan dalam sistem informasi geografis adalah data yang akan diproses oleh komputer harus diubah dulu menjadi data ....
a. digital
b. spasial
c. manual
d. temporal
e. teritorial
Jawaban: a

43. Usaha manusia untuk mengolah suatu bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan barang jadi sehingga dapat mendatangkan manfaat yang lebih besar bagi manusia disebut ....
a. distribusi
b. konsumsi
c. industri
d. produksi
e. ekonomi
Jawaban: c

44. Ban, mobil, baju, sepatu, dan tas dalam industri disebut ....
a. bahan mentah
b. bahan baku
c. barang jadi
d. barang setengah jadi
e. barang setengah jadi
Jawaban: c

45. Huruf italic biasa digunakan untuk menukiskan ....
a. judul
b. legenda
c. nama ibu kota
d. nama sungai
e. nama dataran rendah
Jawaban: d

46. Perbandingan jarak pada peta dengan jarak di lapangan yang ditunjukan dalam bentuk garis disebut ....
a. skala numerik
b. skala angka
c. skala garis
d. skala verbal
e. skala inci
Jawaban: c

47. Dalam SIG digunakan perangkat lunak, yaitu sistem modul yang berfungsi dalam ....
a. program penggunaan
b. memasukan data dasar
c. merawat perangkat
d. mengubah data manual
e. mengoprasikan SIG
Jawaban: e

48. Data kuantitatif yang disusun berdasarkan jarak tertentu disebut ....
a. data rasio
b. data ordinal
c. data nominal
d. data interval
e. data spasial
Jawaban: d

49. Data input berguna dalam ....
a. menganalisis dan memperoleh data
b. menyimpan dan menayangkan data
c. mengambil dan menayangkan data
d. menyimpan dan mengambil data
e. memasukan dan mengubah data
Jawaban: e

50. Jarak dari rumah Romi ke sekolah adalah 8 km. Jika Romi ingin memetakan dengan skala 1:500.000, maka jarak dari rumah Romi ke sekolah pada peta adalah ....
a. 0,625 cm
b. 0,16 cm
c. 1,6 cm
d. 6,16 cm
e. 16 cm
Jawaban: c


51. Hal-hal yang dilakukan dalam proses pemasukan data pada SIG yaitu ...
A. Pemberian atribut data.
B. bufering, Editing, overlay
C. Pengarsipan data
D. editing, akuisisi, dan topologi data.
E. Overlay dan generalisasi

52. Sudut arah yang di ukur dari utara atau selatan magnet bumi ke titik lain searah atau berlawanan arah dengan jarum jam dengan sudut maximum 90° disebut sudut....
A. Siku-siku
B. Azimuth
C. Lancip
D. Bearing
E. tumpul

53. Sub sistem SIG yang berfungsi untuk mengumpulkan dan mempersiapkan data spasial dan atribut sebagai sumber yaitu ...
A. Data analisis
B. Data input,
C. Data manajemen
D. Data out put
E. Data manipulation

54. Data SIG yang dibentuk oleh kumpulan sel atau piksel yaitu ...
A. Data kuantitatif
B. Data atribut
C. data Vektor
D. Data raster
E. data kualitatif

55. Perangkat keras SIG antara lain ...
A. ARC view, ERDAS, CPU, monitor, digitizer.
B. monitor, map info, CPU, ARC view
C. digitizer, ploter, CPU, printer,
D. monitor, digitizer, CPU, ARC view
E. ARC view, CPU, ERDAS,ILWIS

56. Pemanfaatan SIG dalam bidang sumber daya alam dapat menentukan....
A. Menentukan lokasi yang cocok untuk dijadikan lokasi pemukiman.
B. Penyebaran, mobilitas,dan perubahan penduduk
C. Pengendalian dan transportasi serta komunikasi
D. Pengelolaan dan pemantauan tingkat produktifitas petani
E. Perubahan luas lahan dan transportasi serta komunikasi

57. Objek yang berbeda memiliki sifat pemantulan cahaya yang berbeda. Hal tersebut adalah salah satu unsur interpretasi citra yang dinamakan dengan sebutan ...
A. Asosiasi.
B. Situs
C. Rona
D. Bayangan
E. Tekstur

 

Selasa, 23 Januari 2024

LKPD 3 PERTUMBUHAN PENDUDUK

 



KD 3: 3.5 Menganalisis dinamika kependudukan di Indonesia untuk perencanaan pembangunan.

KD 4: 4.5 Menyajikan data kependudukan dalam bentuk peta, tabel, grafik, dan/atau gambar

INDIKATOR:

·   Menganalisis Pertumbuhan penduduk

TUJUAN :

·  Menganalisis Pertumbuhan penduduk

MATERI:

 

B. Pertumbuhan penduduk

Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya.Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas) dan perpindahan penduduk (migrasi).Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami.Migrasi ada dua yaitu migrasi yang dapat menambah jumlah penduduk disebut migrasi masuk (imigrasi), dan yang dapat mengurangi penduduk disebut migrasi keluar (emigrasi).

Sebelum kita membahas perkembangan jumlah penduduk Indonesia, terlebih dahulu perhatikanlah tabel di bawah ini.

Tabel  Perkembangan Penduduk Dunia




Sumber: https://www.google.com/search

Dari tabel tersebut menunjukan bahwa untuk mencapai jumlah penduduk dua kali lipat waktu yang diperlukan makin lama makin singkat.

Faktor penyebab utama ini adalah adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama kemajuan di bidang kesehatan.

Dengan kemajuan teknologi kesehatan kelahiran dapat diatur dan kematian dapat dicegah. Ini semua mengakibatkan menurunnya angka kematian secara drastis atau mencolok.

Sesuai dengan tingkat kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi maka tiap-tiap masyarakat atau negara, pertumbuhan penduduknya mengalami 4 periode yaitu:

·   Periode I
Pada periode ini pertumbuhan penduduk berjalan dengan lambat yang ditandai dengan adanya tingkat kelahiran dan kematian yang rendah sehingga disebut periode statis.

·   Periode II
Tahap kedua ini angka kematian mulai turun karena adanya perbaikan gizi makanan dan kesehatan. Akibat dari itu semua pertumbuhan penduduk menjadi cepat mengingat angka kelahiran yang masih tinggi.

·   Periode III
Periode ini ditandai dengan tingkat pertumbuhan penduduk mulai turun. Tingkat kematian pada periode ini stabil sampai pada tingkat rendah dan angka kelahiran menurun, penyebabnya antara lain adanya pembatasan jumlah anggota keluarga.

·      Periode IV


Pada masa ini tingkat kematian stabil, tetapi tingkat kelahiran menurun secara perlahan sehingga pertumbuhan penduduk rendah. Periode ini di sebut periode penduduk stasioner.

Dari empat periode di atas, pertumbuhan penduduk Indonesia berada pada periode kedua dan sekarang sedang menuju periode ketiga.
Sampai di sini Anda memahami tentang pertumbuhan penduduk?

Agar pemahaman Anda terhadap perkembangan jumlah penduduk Indonesia lebih lengkap, perhatikan grafik berikut ini!

Selengkapnya klik di sini


Minggu, 21 Januari 2024

LKPD 1 INTERPRETASI FOTO UDARA

 


KD 3: 3.5 Menganalisis dinamika kependudukan di Indonesia untuk perencanaan pembangunan.

KD 4: 4.5 Menyajikan data kependudukan dalam bentuk peta, tabel, grafik, dan/atau gambar

INDIKATOR:

1.   Menganalisis unsur-unsur interpretasi citra

2.   Mengidentifikasi langkah-langkah interpretasi citra secara manual dan visual

 

TUJUAN:

Memahami unsur-unsur interpretasi citra

Mengetahui langkah-langkah interpretasi citra secara manual dan visual

 

Materi

 

A.   Unsur-Unsur Interpretasi Citra

Dalam penginderaan jauh di dapat masukkan data atau hasil observasi

yang disebut citra. Citra dapat diartikan sebagai gambaran yang tampak dari suatu obyek yang sedang diamati, sebagai hasil liputan atau rekaman suatu alat pemantau. Sebagai contoh, memotret bunga di taman. Foto bunga yang berhasil kita buat itu merupakan citra bunga tersebut. Dalam melakukan kegiatan interpretasi citra, ada beberapa unsur yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan deteksi, identifikasi untuk mengenali sebuah obyek.

Unsur Interpretasi Citra, sebagai berikut:

1. Rona

Rona adalah tingkat kecerahan/kegelapan suatu obyek yang terdapat pada citra. Rona pada foto udara pankromatik merupakan atribut bagi obyek yang berinteraksi dengan seluruh spektrum tampak yang sering disebut dengan sinar putih. Rona merupakan tingkatan dari putih ke hitam atau selanjutnya. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi rona pada citra, yaitu:

a. Karakteristik obyek

Karakterisitik obyek yang mempengaruhi rona antara lain :

1) Warna obyek yang gelap cenderung menghasilkan rona yang gelap

 2) Permukaan kasar cenderung menimbulkan rona gelap pada citra karena sinar yang datang mengalami hamburan hingga mengurangi pantulan sinarnya.

3) Obyek yang basah/lembab cenderung menghasilakn rona gelap

4) Pantulan obyek, misalnya perairan akan menghasilkan rona yang gelap.

Sedangkan perbukitan kapur akan menghasilkan rona yang terang

b. Cuaca

Kondisi udara di atmosfer dapat menyebabkan citra terlihat memiliki

rona yang terang/gelap. Jika kondisi udara di atmosfer sangat lembab dan berkabut akan menyebabkan rona pada citra cenderung gelap

c. Letak Obyek dan waktu pemotretan

Letak obyek berkaitan dengan lintang dan bujur. Letak lintang menentukan besarnya sudut datang sinar matahari. Waktu emotretan juga mempengaruhi sudut datang sinar matahari. Waktu pemotretan pada siang hari cenderung akan menghasilkan rona yang lebih terang dibandingkan dengan pemotretan pada sore/pagi hari.

2. Warna

Warna adalah ujud tampak mata dengan menggunakan spektrum sempit, lebih sempit dari spektrum tampak. Berbeda dengan rona yang hanya menyajikan tingkat kegelapan dalam wujud hitam putih, warna menunjukkan tingkat kegelapan yang lebih beraneka. Contoh penggunaan unsur warna dapat dilihat pada gambar berikut :


Citra Foto Pankromatik)

3. Bentuk

Merupakan variabel kualitatif yang memberikan konfigurasi atau kerangka suatu obyek. Kita bisa adanya objek stadion sepakbola pada suatu foto udara dari adanya bentuk persegi panjang. demikian pula kita bisa mengenali gunung api dari bentuknya yang cembung. Sekolahan berbentuk I, L, U, atau kotak.

Bentuk merupakan variabel kualitatif yang mencerminkan konfigurasi atau kerangka obyek. Bentuk merupakan atribut yang jelas dan khas sehingga banyak obyek-obyek di permukaan bumi dapat langsung dikenali pada saat interpretasi citra melalui unsur bentuk saja. Ada dua istilah mengenai bentuk, yaitu :

a. Shape (bentuk umum/luar)

Merupakan bentuk secara umum atau dapat dikatakan “bentuk

sekilas” dari suatu obyek. Bentuk umum melihat ciri khas suatu obyek

secara umum, misal : Gunung dengan type strato berbentuk kerucut jika

foto udara yang digunakan berskala kecil.

b. Form (bentuk rinci)

Form merupakan bentuk yang bersifat lebih rinci, maksudnya dalam bentuk umum suatu obyek masih ada bentuknya yang terlihat lebih rinci, misal: Jika gunung berapi dengan tipe strato diamati dengan menggunakan foto udara yang berskala lebih besar maka kelihatan bahwa sebenarnya bentuknya tidak mutlak kerucut, tetapi masih ada bentukbentuk lain yang lebih rinci. Contoh bentuk rinci :

1) pada lereng gunu ung tersebut terdapat aliran sungai yang memanjang

menuruni lereng.

2) terdapat patahan-patahan sehingga membentuk puncak-puncak kecil,

jurang dan lembah.

Baik bentuk luar maupun bentuk rinci keduanya merupakan unsur interpretasi yang penting. Banyak bentuk yang mempunyai ciri khas sehingga mempermudah pengenalan obyeknya pada citra. Contoh-contoh obyek yang dapat dikenali menurut bentuknya misalnya

 SELENGKAPNYA KLIK DI SINI

Rabu, 17 Januari 2024

LKPD 2 KKOMPOSISI PENDUDUK

 

KD 3: 3.5 Menganalisis dinamika kependudukan di Indonesia untuk perencanaan pembangunan.

KD 4: 4.5 Menyajikan data kependudukan dalam bentuk peta, tabel, grafik, dan/atau gambar

INDIKATOR:

·       Memahami pengolahan dan analisis data kependudukan

TUJUAN:

·         Memahami pengolahan dan analisis data kependudukan.

·         Mengolah data dan informasi terkait masalah kependudukan di Indonesia

 Materi

B. Komposisi Penduduk

1. Komposisi Penduduk Geografis

Komposisi penduduk geografis adalah pengelompokan penduduk yang dilakukan berdasarkan letak dari wilayah atau area tempat tinggal penduduk. Misalnya penduduk tinggal di perkotaan atau perdesaan.

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan, sebanyak 56,7% penduduk Indonesia tinggal di wilayah perkotaan pada 2020. Persentase tersebut diprediksi terus meningkat menjadi 66,6% pada 2035.

 Sejalan dengan itu, Bank Dunia juga memperkirakan sebanyak 220 juta penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan pada 2045. Jumlah itu setara dengan 70% dari total populasi di tanah air

 

2. Komposisi Penduduk Sosial

Komposisi penduduk sosial menjadi jenis komposisi penduduk berikutnya. Jenis komposisi penduduk ini dibuatkan berdasarkan faktor-faktor sosial penduduk, seperti pekerjaan, pendidikan, budaya, dan agama.

Jenis komposisi penduduk sosial ini penting dilakukan, salah satunya untuk mengetahui besarnya tingkat pendidikan yang dimiliki oleh penduduk. Tingkat pendidikan penduduk ini dapat digunakan juga untuk mengetahui tingkat kesejahteraan maupun sumber daya manusia penduduk setempat.

3. Komposisi Penduduk Ekonomi

Jenis komposisi penduduk yang berikutnya adalah komposisi penduduk ekonomi. Sesuai namanya, jenis komposisi penduduk ini dibuat berdasarkan tingkat ekonomi penduduk pada wilayah tersebut.

Kriteria yang digunakan untuk menyusun komposisi penduduk ekonomi ini misalnya seperti jenis pekerjaan, tingkat pendapatan, tingkat konsumsi, dan tingkat kesejahteraan penduduk. Hasil pengelompokan dari jenis komposisi penduduk ini nantinya bisa menjadi acuan pemerintah untuk melakukan evaluasi pada berbagai kebijakan yang sudah dilaksanakan, terutama kebijakan di bidang ekonomi.

 

4. Komposisi Penduduk Biologis

Jenis komposisi penduduk yang pertama adalah berdasarkan kriteria biologis. Kriteria biologis yang membentuk jenis komposisi penduduk biologis adalah jenis kelamin dan usia

Pembagian jenis kelamin yang digunakan dalam jenis komposisi penduduk biologis adalah laki-laki dan perempuan. Sedangkan pembagian kelompok usia biasanya dibagi per lima tahun, misalnya 0-4 tahun, 5-9 tahun, 10-14 tahun, dan seterusnya. Ada tiga variabel yang memengaruhi pembagian kelompok penduduk berdasarkan kriteria biologis, yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi. Berikut Data Komposisi Penduduk Hasil Sensus Tahun 2020

kelompok umur dan jenis kelamin pada tahun 2020:

 

  • Piramida penduduk dapat digolongkan ke dalam tiga macam, yaitu piramida penduduk muda, piramida penduduk stasioner, dan piramida penduduk tua.

o    Piramida penduduk muda menunjukkan bahwa penduduk suatu negara tersebut sedang mengalmai pertumbuhan.

Piramida ini dikenal juga dengan sebutan piramida penduduk segitiga, kerucut, limas, atau piramida penduduk muda. Setiap jenis piramida pasti punya karakteristik masing-masing, Sobat. Karakteristik dari piramida ekspansif yaitu:

- Sebagian besar penduduk berusia muda

- Penduduk lanjut usia relatif sedikit

- Angka kelahiran lebih besar daripada angka kematian

- Pertumbuhan penduduk sangat cepat

- Membutuhkan banyak lapangan pekerjaan

- Rasio ketergantungan besar

- Sebagian besar ditemukan di negara-negara berkembang

Contoh negara dengan piramida ekspansif: Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, India, Mesir, Brazil, dan lain sebagainya.

o    Piramida penduduk Stasioner menunjukkan bahwa penduduk dalam suatu negara tersebut keadaan stasioner atau tetap. Piramida penduduk ini menunjukkan bahwa jumlah kelahiran dan kematian seimbang.

Piramida stasioner berbentuk granat atau segi empat. Piramida stasioner mirip dengan piramida konstruktif. Pada piramida stasioner, semua kohor kira-kira berukuran sama, kecuali yang tertua. Karakteristik dari piramida stasioner yaitu:

- Angka kelahiran hampir sama dengan angka kematian

- Jumlah penduduk muda, dewasa, dan tua hampir sama

- Pertumbuhan penduduknya kecil

- Rasio ketergantungan hampir nol

- Terjadi di beberapa negara maju

Contoh negara dengan piramida stasioner: Belanda, Jerman, Perancis, Inggris.

o    Piramida penduduk tua menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk suatu negara tersebut berada pada kelompok usia tua.

Piramida konstruktif memiliki bentuk seperti batu nisan atau guci terbalik atau sarang tawon. Karakteristik piramida penduduk konstruktif (tua) yaitu:

- Jumlah kelompok umur muda sedikit

- Menurunnya tingkat kelahiran dan kematian

- Meningkatnya angka harapan hidup

- Perlambatan pertumbuhan penduduk

- Jumlah penduduk usia kerja relatif lebih besar daripada jumlah anak-anak dan orang tua

- Rasio ketergantungan rendah

- Menggambarkan bonus demografis apabila penduduk usia kerjanya berpendidikan dan produktif bekerja.

Contoh negara dengan piramida penduduk konstruktif: Jepang, Swedia, Amerika Serikat, Jerman, Belgia, Swiss, Singapura, dan negara maju lainnya.

Gambar  Piramida penduduk

 

 

 

 

 

Lembar Kerja

 

1.   Perhatikan data kependudukan  berikut!        

 


Buatlah piramida penduduk, dan simpulkan piramida penduduk yang anda gambar tergolong  dalam piramida apa !


SIKLUS HIDROLOGI

  HIDROLOGI DAN SIKLUS HIDROLOGI   Bumi merupakan  planet di tata surya  yang mana permukaannya terdiri dari dua bentuk, yakni daratan d...