Lapisan Atmosfer
Atmosfer memiliki fungsi sebagai pelindung
kehidupan di bumi dari radiasi matahari sangat panas serta menghilangkan panas
ke ruang angkasa. Tidak hanya itu, atmosfer juga menjadi penghalang bagi
bergeraknya benda langit yang melintas menuju ke bumi.
Dari beberapa keterangan di atas, bisa diartikan
bahwa atmosfer yakni selubung uap yang menyelimuti bumi. Adapun sifat-sifat
dari atmosfer antara lain sebagai berikut:
- Tidak berwarna
- Tidak bau
- Tidak bisa dirasakan kecuali
dalam bentuk angin
- Dinamis dan elastis
- Transparan terhadap
bentuk-bentuk radiasi
- Memiliki massa sehingga bisa
timbul tekanan
Lapisan
Atmosfer
Berdasarkan dari
temperaturnya, lapisan atmosfer terdiri dari lima bagian. Antara lain yakni:
troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Sedangkan berdasarkan
jenis dan kondisi gas, lapisan atmosfer terdiri dari ozonosfer dan Ionosfer.
Berikut penjelasannya:
1. Lapisan Troposfer
Troposfer merupakan lapisan terendah dari urutan lapisan
atmosfer yang mengelilingi bumi. Troposfer adalah lapisan udara yang menempel
di permukaan bumi. Dibagian atas khatulistiwa, lapisan troposfer mencapai
ketinggian hingga 19km, sedangkan di atas kutub, lapisan ini mencapai 8km.
Lapisan troposfer merupakan tempat dari segala jenis cuaca,
perubahan suhu, hembukan angin dan kelembapan yang dapat dirasakan secara
langsung di bumi. Lapisan troposfer adalah tempat berlangsungkan peristiwa
cuaca, mulai dari cuaca hujan, angin, kemarau, salju dan cuaca lainnya.
Ciri-ciri lapisan troposfer, antara lain:
- Troposfer adalah lapisan paling tipis dengan
ketebalan 12km dari permukaan tanah.
- Di tiap tempat ketinggian troposfer
berbeda-beda. Di daerah kutub, ketinggian sekitar 8km sedangkan di daerah
khatulistiwa ketinggian mencapai 16km.
- Lapisan troposfer adalah lapisan yang
berkaitan dengan permukaan bumi dan digunakan sebagai tempat tinggal
berbagai jenis makhluk hidup.
- Tempat berlangsungnya peristiwa cuaca, seperti
perubahan iklim, hujan, petir, angin dan awan.
- Setiap kenaikan 100 meter, suhu akan turun
menjadi 0,5°-0,6° C.
Puncak dari troposfer mencapai temperatur minus 600 C.
Fungsi Troposfer
1. Menjadi tempat
terjadinya cuaca dan iklim.
2. Melindungi sengatan
radiasi yang dipancarkan oleh berbagai benda langit lain.
3. Digunakan sebagai
tempat tinggal berbagai makhluk hidup.
4. Tempat terjadinya
angin dan pelangi.
Lapisan troposfer terdiri dari:
- Lapisan planetair 0-1 km
- Lapisan konveksi 1-8 km
- Lapisan tropopause 8-12kmBaca Juga : Pengertian
Bulan dan Penjelasannya
2. Lapisan Stratosfer
Stratosfer merupakan lapisan yang terletak di tropopause dengan
ketinggian hingga 50km. Pada lapisan stratosfer berlangsung angin berhembus
sangat kencang dan memiliki pola aliran tertentu.
Di lapisan stratosfer merupakan tempat terbangnya pesawat. Dalam
lapisan ini terdapat bagian sangat pentung yaitu lapisan ozon. Lapisan ozon
merupakan sejenis gas yang mengandung banyak unsur kimi dan bersifat racun bagi
makhluk hidup.
Umumnya, dalam lapisan atmosfer sinar ultraviolet disaring dan
diserap karena mengandung lapisan ozon dengan kadar sekitar 90%. Dengan
demikian, sinar ultraviolet yang masuk kedalam permukaan bumi tidak berlebihan
yang dapat menyebabkan banyak kerugian.
Lapisan stratosfer dibagi menjadi dua lapisan, yaitu lapisan
isothermal serta lapisan inversi.
- Lapisan isothermal merupakan lapisan
panas dengan temperatur udara tetap yaitu sekitar -60derajat yang terletak
di ketinggian 11-20km.
- Lapisan invesi terletak di ketinggian
20-50km, semakin keatas temperatur akan meningkat di ketinggian 50 km
temperatur masih dibawah beku (-50c). Kenaikan temperatur tersebut akibat
adanya gas ozon. Pusat dari stratosfer dibatasi oleh lapisan stratopause
yang merupakan batas antara stratosfer dengan mesosfer.
Ciri lapisan stratosfer, antara lain:
- Lapisan stratosfer berada di ketinggian
sekitar 12-60km.
- Suhu dilapisan ini akan meningkat dengan
bertambahnya ketinggian, dari -60°C (pada tropopause) sampai 10°C pada
puncaknya.
- Terdapat lapisan ozon yang berfungsi
melindungi bumi dari radiasi ultraviolet matahari dengan menyerap sinar
yang berlebih.
- Di dalam lapisan ini tidak mengandung air,
awan maupun debu sehingga udara di lapisan ini kering.
- Terdapat lapisan stratopause yang merupakan
lapisan antara stratosfer dengan mesosfer.
Fungsi Lapisan
Stratosfer
Seperti lapisan
atmosfer lainnya, manfaat stratosfer bagi kehidupan di bumi adalah untuk melindungi dari gelombang radiasi sinar ultraviolet dari matahari.
Radiasi ini sangat
bahaya kalau terkena kulit manusia karena bisa menyebabkan kanker kulit,
penuaan dini, katarak, hingga kerusakan sistem kekebalan tubuh. Ngeri banget ya
kalau sampai tidak ada lapisan stratosfer :(.
·
Jenis-Jenis Stratosfer
Lapisan stratosfer
ini dibagi menjadi tiga jenis, di antaranya:
1. Lapisan Isotermis
Lapisan stratosfer paling bawah atau paling
dekat dengan permukaan bumi disebut lapisan isotermis. Jaraknya dari permukaan
bumi mencapai 20 km. Suhu udara atau temperatur di lapisan isotermis bersifat
tetap.
Dengan kata lain,
lapisan stratosfer yang paling dekat dengan permukaan bumi ini hingga
ketinggian 20 km punya suhu udara yang tetap.
2. Lapisan Panas
Lapisan di atas
isotermis ada lapisan panas, guys. Di lapisan ini terjadi peningkatan suhu
hingga ketinggian mencapai kurang lebih 45 km. Kenaikan suhu ini disebabkan
oleh adanya lapisan ozon yang menyerap ultraviolet dari matahari.
Pada lapisan panas
juga tidak lagi ditemukan uap air, awan, maupun debu-debu atmosfer. Di sinilah
pesawat dengan mesin jet diterbangkan untuk menghindari adanya perubahan cuaca.
3. Lapisan Campuran Teratas
Seperti namanya,
lapisan campuran teratas merupakan lapisan paling atas dari
stratosfer. Lapisan ini berada paling dekat dekat dengan lapisan
mesosfer.
3. Lapisan Mesosfer
Lapisan mesosfer memiliki ketinggian antara 50-85km dengan sifat
semakin keatas maka temperatur akan semakin rendah. Setiap kenaikan 1000m maka
temperatur udara akan turun menjadi 2,5-3 derajat C. Dalam bagian atas lapisan
atmosfer temperatur mencapai hingga -900 C dan puncak mesosfer dibatasi oleh
lapisan mesopause.
Dalam lapisan ini terdapat bagian yang mengikis benda-benda
langit yang masuk dalam permukaan bumi. Benda-benda langit tersebut berupa
komet, meteor, debu angkasa dan benda-benda angkasa asing lainnya.
Proses pengikisan tersebut terjadi sedikit demi sedikit lalu
akan terbakar sebab telah terbakar dengan udara yang terkandung dalam lapisan
ini. Dapat diartikan jika lapisan mesosfer menjadi benteng perlindungan pertama
di permukaan bumi dari ancaman berbagai benda asing yang sewaktu-waktu dapat
merusak permukaan bumi.
Namun, jika benda langit tersebut memiliki ukuran sangat besar,
maka lapisan mesosfer akan mengurangi ukuran benda langit hingga menjadikannya
tidak berdampak terlalu besar saat mendapat ke permukaan bumi.
Ciri lapisan mesosfer, antara lain:
- Memiliki ketinggian sekitar 60-80km
- Suhu lapisan mesosfer sekitar -50 derajat C
hingga -70 derajat c.
- Lapisan mesosfer melindungi bumi dari berbagai
ancaman benda luar angkasa dan benda-benda langit lainnya yang akan jatuh
ke bumi.
- Terdapat lapisan mesopause yaitu lapisan
antara mesosfer dengan termosfer.
- Penurunan suhu menyebabkan pergeseran objek
dari luar angkasa sehingga meteor dapat terbakar.
Fungsi Mesosfer
Lapisan mesosfer
berfungsi sebagai pelindung bumi dari meteor, seperti
fungsi lapisan atmosfer lainnya. Kepadatan gas yang cukup tinggi di lapisan
mesosfer membuatnya memiliki cukup banyak gas dibanding lapisan di atasnya.
Meteor luar angkasa
yang berhasil menembus eksosfer dan termosfer akan bertabrakan dengan gas-gas
penyusun mesosfer. Tabrakan tersebut akan menghasilkan gesekan yang besar dan
menghasilkan panas. Suhu yang tinggi tersebut membuat meteor terbakar di
lapisan mesosfer hingga tak ada yang tersisa.
4. Termosfer (Ionosfer)
Termosfer disebut juga sebagai lapisan panas (hot layer) karena
terjadi transisi kenaikan temperatur yang sangat tinggi dan berada di
ketinggian 85-500km.
Temperatur pada lapisan termosfer mencapai 90-5000 C, tinggi
temperatur tersebut akibat molekul oksigen menyerap radiasi dari energi surya.
Radiasi tersebut menyebabkan reaksi kimia yang kemudian membentuk lapisan
bermuatan listrik.
Sebelum dikenal sebagai satelit, lapisan termosfer berfungsi
membantu memancarkan gelombang radio, hal ini karena lapisan atmosfer dapat
memantulkan gelombang radio.
·
Ciri-Ciri Termosfer
Termosfer sebagai
lapisan yang jauh dari bumi memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut, ya:
1. Terdapat di
ketinggian sekitar 500-1000 km di atas permukaan bumi
2. Sering disebut
sebagai lapisan panas (hot layer)
3. Suhu udara pada
bagian paling atas lapisan termosfer bisa mencapai lebih dari 1000 derajat
celcius
4. Terdapat lapisan
ionosfer yang berfungsi sebagai memantulkan gelombang radio yang bermanfaat
bagi satelit dan komunikasi
5. Mengandung massa
udara yang rendah dengan temperatur tinggi sehingga tidak mampu menghantarkan
panas ke benda-benda seperti satelit dan astronot
6. Memiliki udara yang
sangat tipis
7. Gas yang bisa
ditemukan adalah atom oksigen (O2), atom nitrogen
(N), dan helium (He)
·
Fungsi Termosfer
Lapisan termosfer
memiliki dua fungsi bagi kehidupan manusia, gengs. Apa saja yaa?
1. Menjadi tempat
mengorbitnya satelit bulan karena terdapat gelombang yang membantu energi untuk
terus bergerak, termasuk satelit.
2. Menyerap sebagian
besar panas dari matahari sehingga suhu di permukaan bumi tidak terlalu panas.
5. Eksosfer
Eksosfer merupakan lapisan atmosfer paling luar yang terletak di
ketinggian 500km ke atas. Dalam lapisan ini, ada berbagai molekul udara yang
bergerak dengan cepat dan pengaruh gaya gravitasi bumi yang telah jauh
berkurang. Sehingga di lapisan ini jarang terjadi gesekan benda di udara.
·
Ciri-Ciri Eksosfer
Lapisan eksosfer
bumi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.
Berada di ketinggian di atas 400 km di atas permukaan bumi.
2.
Merupakan lapisan atmosfer paling luar sehingga pengaruh gaya
gravitasi sangat kecil.
3.
Memiliki kandungan gas atmosfer sangat rendah.
4.
Memiliki suhu yang sangat rendah atau sangat dingin hingga
mencapai -57oC.
5.
Merupakan lapisan atmosfer yang berbatasan langsung dengan luar
angkasa.
6.
Merupakan lapisan yang sangat berbahaya.
7.
Dapat menghancurkan benda-benda luar angkasa dan meteor.
8.
Tempat terjadinya berbagai gerakan atom yang tidak beraturan.
9.
Tempat debu meninggalkan atmosfer bumi hingga mencapai
ketinggian 3.150 km.
10.
Tidak memiliki tekanan udara sama sekali atau sebesar 0 cmHg.
·
Fungsi Eksosfer
Fungsi dari lapisan
eksosfer tidak terlalu banyak apabila dibandingkan dengan lapisan atmosfer
lainnya. Manfaat yang paling mencolok adalah untuk merefleksikan cahaya
matahari. Cahaya yang berhasil direfleksikan ini disebut sebagai cahaya
matahari zodiakal.
Hmmm, ternyata lapisan
atmosfer itu ada banyak, ya. Namanya juga mirip-mirip lagi. Kalau lagi ujian,
terus urutannya kebalik satu aja, bisa gawat tuh!
6. Lapisan Ozon
(ozonosfer)
Lapisan ozon terletak di ketinggian 15-35km. Ozon berada di
semua bagian atmosfer bagian bawah, namun kebanyakan gas ini terkonsentrasi di
lapisan stratosfer.
Pada ketinggian 15-35km, kondisi ozon tidak stabil karena telah
terurai di bawah pengaruh radiasi dan bertumbukan dengan atom oksigen (O).
Secara alamiah, di ketinggian 15-35km akan berlangsung
pembentukan dan penguraian ozon dari oksigen diatomik dan monotomik dengan
bantuan penyerapan dari radiasi ultraviolet.
Lapisan ozon berfungsi penting dalam penyerapan radiasi sinar
ultraviolet. Dengan begitu maka sinar ultraviolet yang sampai dipermukaan bumi
tidak berbahaya lagi bagi kehidupan makhluk hidup.
Dampak dari sinar ultravolet dapat memicu terjadinya luka bakar,
kanker kulit, hingga kebutaan bagi manusia serta menyebabkan gangguan generatif
dan produktivitas tumbuhan dan hewan.
Namun lapisan ozon juga dapat mengalami kerusakkan akibat
beberapa masalah, seperti gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) yaitu gas yang
digunakan pada alat pendingin seperti kulkas, AC dan hairspay. Kerusakan pada
lapisan ozon menyebabkan terbentuknya daerah minim (tanpa) O3 sehingga lapisan
ini seolah-olah berlubang atau disebut dengan lubang ozon. Jika lubang ozon
terus bertambah maka dapat menyebabkan gangguan iklim.
7. Lapisan Ionosfer
Lapisan Ionosfer berada diketinggian 60-600km. Lapisan ionosfer terdiri
dari berbagai atom dam molekul yang kehilangan satu atau lebih elektron
sehingga terbentuk ion. Lapisan ionosfer bermanfaat pada bidang komunikasi
karena dilapisan ini dapat memantulkan kembali gelombang radio.
Lapisan ionosfer terdiri dari tiga lapisan yaitu lapisan D,
lapisan E, dan lapisan F.
- Lapisan D, berada di ketinggian 60-120km yang
merupakan tempat untuk memantulkan kembali gelombang AM ke bumi.
- Lapisan E, berada di ketinggian 120-180km yang
merupakan tempat untuk memantulkan kembali gelombang AM.
- Lapisan F, berada di ketinggian 180-600km yang
merupakan tempat untuk memantulkan kembali gelombang pendek.
Kandungan dalam Lapisan
Atmosfer
Tabel tersebut menggambarkan jika nitrogen dan oksigen yang
sebagian besar gas berada di lapisan atmosfer. Jumlah total mencapai 99,03% dan
sisanya gas berjumlah sangat kecil. Meskipun berjumlah sangat kecil, gas
tersebut memiliki fungsi sangat penting untuk kehidupan makhluk hidup di bumi.
Fungsi Lapisan Atmosfer
Berikut in beberapa fungsi dari lapisan atmosfer, antara lain:
- Sebagai proses pendistribusian air ke berbagai
wilayah yang terdapat di bumi atau disebut dengan siklus hidrologi.
Atmosfer berperan untuk menampung dan menyimpan uap air yang menguap
karena adanya paparan sinar matahari.
- Sebagai benteng bagi bumi untuk mengurangi
efek berbayaha dari radiasi sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh bumi.
Sedangkan di malam hari berfungsi sebagai pengatur suhu bumi agar selalu
stabil.
- Sebagai benteng bagi bumi dari berbagai
benturan benda-benda langit yang jatuk ker permukaan bumi. Atmosfer
berperan sebagai benteng pertahanan sehingga benda langit akan hancur
sebelum akhirnya sampai ke permukaan bumi.
- Sebagai sumber oksigen dan karbon dioksida.
Oksigen berperan penting untukk kehidupan manusia untuk bernapas,
sedangkan karbon dioksida berfungsi agar tumbuhan dapat memproduksi
makanan melalui proses fotosintesis. Dari proses fotosintesis tersebut
tumbuhan akan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh manusia untuk
bernapas.
- Sebagai pengatur lalulintas satelit di bumi
baik satelit bumi maupun satelit buatan.
- Sebagai perantara gelombang suara.
- Sebagai pembangkit listrik misalnya pembangkit
listrik tenaga angin yang terkandung dalam atmosfer.
- Membantu proses penyebaran spora tumbuhan.
Manfaat Lapisan Atmosfer
Berikut ini beberapa manfaat lapisan atmosfer, antara lain:
- Lapisan atmosfer berfungsi melindungi bumi
dari paparan sinar ultraviolet dengan lapisan ozon.
- Lapisan atmosfer melindungi bumi dari benda
langit yang jatuh akibat adanya gaya gravitasi bumi.
- Lapisan atmosfer sebagai sarana cuaca yang
dapat mempengaruhi hujan, angin, badai, topan, salju, awan dan lainnya.
- Lapisan atmosfer memiliki kandungan berbagai
gas yang dibutuhkan oleh manusia, tumbuhan dan hewan untuk bernapas dan
keperluan lainnya seperti oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida.
SUMBER
Tidak ada komentar:
Posting Komentar