Kamis, 19 Februari 2026

NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG

 


NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG

Pendahuluan
Negara maju merupakan salah satu topik penting dalam pelajaran geografi, ekonomi, dan ilmu sosial. Memahami karakteristik negara maju membantu siswa mengenali faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat, dan pembangunan sosial. Salah satu cara efektif untuk memahami topik ini adalah melalui contoh soal negara maju yang dilengkapi pembahasan. Latihan soal membantu siswa mengasah kemampuan analisis, memahami konsep, dan mengaitkan teori dengan fakta nyata di lapangan.

Pengertian Negara Maju
Negara maju adalah negara yang memiliki tingkat pembangunan ekonomi, sosial, dan teknologi yang tinggi dibandingkan negara lain. Karakteristik utama negara maju antara lain produk domestik bruto (PDB) per kapita tinggi, infrastruktur yang baik, sistem pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, serta stabilitas politik. Contoh negara maju yang umum dikenal adalah Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Kanada, dan Australia. Pemahaman definisi ini menjadi dasar penting sebelum mengerjakan contoh soal.

Ciri-Ciri Negara Maju
1. Memiliki Pendapatan Perkapita yang Tinggi

Negara yang maju memiliki pendapatan perkapita yang tinggi tiap tahunnya. Menurut kantor perwakilan perdagangan Amerika Serikat (USTR), negara dengan pendapatan perkapita diatas  US$12.375 per tahun, digolongkan sebagai negara maju.

Dengan memiliki pendapatan perkapita yang tinggi, nilai ekonomi negara tersebut akan terdongkrak. Oleh karena itu, jumlah kemiskinan bisa diatasi.

 

2. Keamanan Sudah Terjamin

Tingkat keamanan negara maju sudah lebih terjamin jika dibandingkan dengan negara berkembang. Hal ini juga merupakan efek samping dari canggihnya teknologi di negara maju. Dengan teknologi yang canggih, fasilitas keamanan dan teknologi persenjataan juga turut berkembang menjadi lebih baik.

 3. Terjaminnya Kesehatan

Seain terjaminnya keamanan, kesehatan pada sebuah negara maju juga sudah terjamin. Hal ini ditandai dengan berbagai fasilitas kesehatan yang memadai, seperti rumah sakit dan petugas medis yang terlatih dan handal.

Oleh karena itu, angka kematian pada negara maju bisa ditekan dan angka harapan hidup penduduknya bisa tinggi. Selain itu, dengan adanya fasilitas kesehatan yang memadai, perkembangan penduduk di negara maju juga bisa terkontrol.

 4. Kecilnya Angka Pengangguran

Di negara maju, angka pengangguran tergolong kecil karena setiap penduduknya bisa mendapatkan pekerjaan. Salah satu negara maju seperti Amerika Serikat, memiliki total pekerja produktif sebanyak lebih dari 163 juta jiwa per Januari 2022 (Statista).

Dengan tingginya jumlah tenaga kerja dan kecilnya angka pengangguran, maka negara bisa dikatakan sukses dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya yang sedang dalam masa produktif. Masyarakat yang bekerja juga turut menyumbang angka PDB perkapita suatu negara.

 5. Menguasai IPTEK

Penduduk negara maju cenderung sudah sangat menguasai IPTEK. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, mereka juga sudah menggunakan teknologi canggih dan alat-alat modern untuk mempermudah kehidupan sehari-hari.

Terlebih pada masa saat ini, dimana teknologi begitu besar peranannya dalam aktivitas dan keseharian kita. Maka negara yang unggul dalam sektor teknologi akan besar peluangnya untuk menuju negara maju.

Beberapa negara maju yang unggul karena mengandalkan teknologinya yakni Finlandia. Negara kecil di utara benua Eropa ini menempati urutan pertama di dunia, di depan Amerika Serikat, sebagai negara dengan teknologi paling maju di dunia, menurut laporan terbaru yang disusun oleh program pembangunan PBB (UNDP).

 6. Tingkat Ekspor Lebih Tinggi dibanding Impor

Tingkat ekspor di negara maju lebih tinggi dibandingkan tingkat impor karena unggulnya SDM dan teknologi yang dimiliki. Selain itu, negara tersebut juga sangat baik dalam memanfaatkan hasil SDA untuk kemakmuran negara.

Hal ini terbukti dari Tiongkok yang kini menjadi negara adidaya karena fokus pada perdagangan dan berhasil menjadi eksportir nomor 1 di dunia.

 

Pengertian Negara Berkembang

Negara berkembang adalah negara dengan tingkat kesejahteraan, pendapatan per kapita, dan industrialisasi yang masih rendah hingga menengah dibandingkan negara maju. Negara-negara ini sedang giat melakukan pembangunan infrastruktur dan ekonomi, namun sering menghadapi tantangan seperti kemiskinan, tingginya angka pengangguran, serta ketergantungan pada sektor pertanian dan ekspor bahan mentah 

Ciri-Ciri Negara Berkembang

Berikut adalah ciri-ciri dari negara berkembang:

 1. Pendapatan Perkapita yang Cenderung Rendah

Pendapatan per kapita di negara berkembang tidak sebesar negara maju karena masih tingginya angka pengangguran. Menurut data dari World Bank, negara dengan pendapatan perkapita rendah diukur berdasarkan jumlah pendapatan perkapita dibawah US$ 975 per tahun.

 2. Keamanan Tidak Terjamin

Tidak seperti di negara maju, keamanan di negara berkembang masih sangat minim dan tidak layak. Oleh karena itu, angka kriminalitas di negara berkembang juga masih tergolong tinggi.

Kenapa faktor keamanan juga termasuk dalam ciri negara maju dan berkembang? Salah satu alasannya karena keamanan berpengaruh pada kenyamanan masyarakat yang tinggal di negara tersebut. Keamanan juga diperlukan pada kegiatan perekonomian, dan pembangunan negara guys!

 3. Fasilitas Kesehatan Minim 

Fasilitas kesehatan di negara berkembang juga tergolong minim. Belum banyaknya fasilitas kesehatan yang layak pakai menyebabkan penduduk di negara berkembang lebih rentan terserang penyakit.

Oleh karena itu, angka kematian di negara berkembang juga lebih besar dibanding angka kematian di negara maju, yang kemudian mengakibatkan rendahnya angka harapan hidup.

 

4. Perkembangan Penduduk Tidak Terkendali

Negara berkembang mempunyai jumlah rata-rata penduduk yang sangat besar dibandingkan negara maju karena tidak terkendalinya perkembangan penduduk. Hal ini juga merupakan akibat dari minimnya edukasi dan fasilitas kesehatan.

Dalam waktu jangka panjang, membludaknya angka penduduk bisa menimbulkan masalah baru nih bagi sebuah negara. Misalnya ketersediaan fasilitas umum akan terasa kurang, terbatasnya lapangan pekerjaan, dan hal-hal lainnya yang membuat situasi kehidupan masyarakatnya jadi kurang ideal.

 5. Besarnya Angka Pengangguran

Di ngara berkembang, angka pengangguran masih tergolong tinggi karena lowongan pekerjaan yang tersedia masih belum tersebar secara merata.

Selain itu, tingkat pendidikan yang kurang merata juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan besarnya angka pengangguran. Nah, jika pemerintah suatu negara bisa mengatasi masalah pengangguran ini, maka penduduk usia produktif bisa hidup sejahtera dan ekonomi akan meningkat!

 6. Impor Lebih Tinggi dibanding Ekspor 

Dikarenakan rendahnya pengelolaan SDA dan SDM negara berkembang, negara berkembang lebih sering membeli barang dari luar negeri. Padahal tentu saja, bila kebutuhan sebuah negara sangat tergantung dari negara lain, maka posisi dari negara tersebut bisa dikatakan tidak stabil. Termasuk mudah terpengaruhi dari ketidakstabilan negara lainnya.

Contoh Negara Maju di Dunia

Yuk, kita lihat daftar beberapa negara maju yang ada di dunia dari berbagai benua.

Contoh Negara Maju di Asia

Hongkong, Makau, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Singapura. 

Contoh Negara Maju di Eropa

Austria, Denmark, Estonia, Belgia, Perancis, Republik Ceko, Yunani, Irlandia, Italia, Belanda, Portugal, Rusia, Spanyol, Swedia, Vatikan, Malta, Slovenia, Norwegia, Siprus, Luksemburg, Britania Raya (UK), Estonia, Finlandia, Jerman, Islandia, Latvia, Malta, Republik Ceko, Swiss, Yunani.

Contoh Negara Maju di Benua Amerika

Amerika Serikat, Kanada, Puerto Rico.

Contoh Negara Maju di Benua Afrika

Belum ada.

Contoh Negara Maju di Benua Australia dan Oceania

Australia, Selandia Baru.

 

Contoh Negara Berkembang di Dunia

Daftar Negara Berkembang di Asia

Afghanistan, Arab Saudi, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Bhutan, Bangladesh, India, Iran, Irak, Kiribati, Kuwait, Lebanon, Maldives, Micronesia, Nepal, Oman, Papua Nugini, Pakistan, Qatar, Sri Lanka, Suriah, Yaman, Yordania, Vietnam, Timor Leste, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Mongolia, China, Uzbekistan, Kazakhstan, Kirgiztan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan.

Daftar Negara Berkembang di Eropa

Azerbaijan, Bulgaria, Belarus, Georgia, Kroasia, Kosovo, Lithuania, Makedonia, Ukraina, Moldova, Romania, Serbia, dan Turki, Montenegro, Hungaria, Bosnia dan Herzegovina.

Contoh Negara Berkembang di Benua Amerika

Argentina, Bahamas, Brasil, Jamaika, Kolombia, Meksiko, Panama, Paraguay, Barbados, Belize, Bolivia, Chili, Dominika, Ekuador, El Savador, Guatemala, Grenada, Guyana, Haiti, Honduras, Kosta Rika, Nikaragua, Peru, Republik Dominika, Saint Luca, Suriname, Trinidad dan Tobago, Venezuela, Uruguay, Saint Kitts and Nevis, Sint Maarten, Saint Vincent and the Grenadines.

Contoh Negara Berkembang di Benua Afrika

Afrika Selatan, Afrika Tengah, Algeria, Angola, Liberia, Libya, Madagaskar, Malawi, Mali, Benin, Bostwana, Burkina Faso, Burundi, Cabo Verde, Chad, Mauritania, Mauritius, Maroko, Meir, Mozambik, Djibouti, Eritrea, Eswantini, Ethiopia, Namibia, Niger, Nigeria, Gabon, Gambia, Ghana, Guinea, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Rwanda, Kamerun, Kenya, Komoro, Senegal, Seychelles, Sierra Leone, Sudan, Sudan Selatan, Sao Tome and Principe, Lesotho, Togo, Tunisia, Tanzania, Zambia, Zimbabwe.

Contoh Negara Berkembang di Benua Australia dan Oceania

Samoa, Tonga, Kepulauan Marshall, Kepulauan Salomon, Palau, Fiji, Federasi Mikronesia, Tuvalu, Kiribati, Vanuatu, Nauru.

Permasalahan Negara Maju

Walaupun sudah tergolong maju, ternyata tetap ada permasalahan yang kerap dihadapi oleh negara-negara maju. Berikut di antaranya.

1. Penuaan Penduduk

Salah satu tantangan utama negara maju adalah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia akibat rendahnya angka kelahiran dan meningkatnya harapan hidup. Kondisi ini menyebabkan ketimpangan demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif semakin berkurang, sementara beban ekonomi untuk kesejahteraan lansia meningkat. Hal ini dapat memengaruhi produktivitas tenaga kerja serta menekan anggaran negara dalam hal layanan kesehatan dan jaminan sosial.

 

2. Ketimpangan Ekonomi dan Sosial

Meskipun negara maju memiliki tingkat ekonomi yang tinggi, ketimpangan pendapatan dan kekayaan tetap menjadi permasalahan. Perbedaan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta peluang ekonomi menciptakan kesenjangan antara kelompok masyarakat kaya dan miskin.

 3. Dampak Perubahan Iklim dan Polusi

Negara maju, sebagai kontributor utama emisi karbon akibat industrialisasi dan konsumsi energi yang tinggi, menghadapi tantangan dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Meskipun banyak negara telah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, transisi ke energi bersih masih menghadapi kendala, seperti ketergantungan pada bahan bakar fosil dan biaya tinggi dalam penerapan teknologi ramah lingkungan. Selain itu, polusi udara dan limbah industri tetap menjadi permasalahan yang mempengaruhi kesehatan masyarakat.

 4. Teknologi dan Pengangguran Struktural

Kemajuan pesat dalam teknologi dan otomatisasi telah mengubah dunia kerja di negara maju. Meskipun inovasi meningkatkan efisiensi dan produktivitas, banyak pekerjaan tradisional yang tergantikan oleh mesin atau kecerdasan buatan, menyebabkan pengangguran struktural. Hal ini menuntut tenaga kerja untuk terus meningkatkan keterampilan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tetap kompetitif di pasar kerja.

 Permasalahan Negara Berkembang

Beikut adalah beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh negara berkembang. Apa aja? Ini penjelasannya.

1. Tingkat Kemiskinan yang Tinggi

Salah satu permasalahan utama negara berkembang adalah tingginya angka kemiskinan. Banyak penduduk masih hidup di bawah garis kemiskinan akibat keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja yang layak. Rendahnya pendapatan masyarakat menyebabkan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, perumahan, dan layanan kesehatan, yang pada akhirnya menghambat pembangunan ekonomi dan sosial.

 2. Kualitas Pendidikan yang Rendah

Pndidikan di negara berkembang sering kali menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya fasilitas sekolah, minimnya tenaga pengajar berkualitas, serta rendahnya akses bagi masyarakat miskin. Akibatnya, banyak penduduk yang tidak memiliki keterampilan yang memadai untuk bersaing di dunia kerja. Kurangnya investasi dalam sektor pendidikan membuat negara berkembang sulit meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

 3. Keterbatasan Infrastruktur

Bayak negara berkembang mengalami kekurangan infrastruktur dasar, seperti jalan, listrik, air bersih, dan transportasi yang memadai. Infrastruktur yang buruk menghambat aktivitas ekonomi, meningkatkan biaya produksi, dan membatasi akses masyarakat terhadap layanan publik.

4. Tingkat Pengangguran yang Tinggi

Pengangguran menjadi permasalahan serius di negara berkembang, terutama di kalangan generasi muda. Kurangnya kesempatan kerja yang layak menyebabkan banyak penduduk bekerja di sektor informal dengan pendapatan rendah dan tanpa jaminan sosial. Selain itu, ketidakseimbangan antara jumlah lulusan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja membuat banyak orang sulit mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka.

5. Ketergantungan pada Sumber Daya Alam

Banyak negara berkembang bergantung pada ekspor sumber daya alam seperti minyak, gas, pertanian, dan tambang. Ketergantungan ini membuat perekonomian mereka rentan terhadap fluktuasi harga global. Selain itu, eksploitasi sumber daya alam tanpa pengelolaan yang berkelanjutan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, seperti deforestasi, pencemaran air, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

 6. Korupsi dan Ketidakstabilan Politik

Korupsimerupakan salah satu hambatan terbesar bagi pembangunan di negara berkembang. Penyalahgunaan kekuasaan dan lemahnya penegakan hukum menghambat pertumbuhan ekonomi, memperburuk ketimpangan sosial, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

 7. Kesehatan dan Gizi Buruk

Bnyak negara berkembang menghadapi masalah kesehatan seperti angka kematian ibu dan anak yang tinggi, kurangnya akses terhadap fasilitas kesehatan, serta penyebaran penyakit menular. Gizi buruk juga menjadi permasalahan utama akibat rendahnya akses terhadap makanan bergizi dan kesadaran akan pola hidup sehat.

 8. Dampak Perubahan Iklim

Ngara berkembang sering kali menjadi yang paling terdampak oleh perubahan iklim, meskipun kontribusi mereka terhadap emisi global relatif lebih kecil dibanding negara maju. Bencana alam seperti banjir, kekeringan, dan badai tropis dapat menghancurkan mata pencaharian masyarakat, terutama yang bergantung pada sektor pertanian.

 Soal Latihan

Setelah membaca materi negara maju dan negara berkembang, silakan menjawab soal latihan berikut !!!

1. Karakteristik negara:

1) pertumbuhan penduduk 0%

2) industri tersier dan kuartener mendominasi

3) piramida penduduk bertipe ekspansi

4) angka harapan hidup > 70 tahun

5) dependency ratio tinggi

Ciri khas masyarakat negara maju ditunjukkan angka ....

A. 1), 2), 4)

B. 1), 3), 5)

C. 2), 3), 5)

D. 2), 3), 4)

E. 1), 2), 5)

 

Kunci

Negara maju memiliki karakteristik penduduk sebagai berikut:

1. pertumbuhan penduduk stabil di angka 0% per tahun

2. industri tersier (jasa) dan kuartener (berbasis IT, data digital) mendominasi.

3. harapan hidup tinggi diatas 70 tahun

4. pendapatan per kapita > 10.000 US Dollar per tahun

5. tingkat  pendidikan tinggi

 

2. . Negara maju dan negara berkembang merupakan pengelompokkan negara berdasarkan kondisi ekonomi. Satu di antara kriteria yang digunakan dalam pengelompokkan tersebut adalah …

A. Pendapatan per kapita.

B. Peningkatan devisa negara.

C. Pendapatan pegawai negeri.

D. Keuntungan dagang antarnegara.

E. Keuntungan perusahaan milik negara.

 

2.    Di era globalisasi seperti sekarang, tenaga kerja dari negara maju berdatangan ke negara berkembang. Dampaknya tenaga kerja di negara berkembang kalah bersaing. Strategi untuk menghadapi permasalahan tersebut di negara berkembang adalah ....

A. meningkatkan eksplorasi SDA

B. meningkatkan kualitas pertahanan dan keamanan negara

C. meningkatkan pendapatan per kapita

D. melarang tenaga kerja asing datang

E. meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan penduduk

 

Kunci

Strategi negara berkembang dalam menghadapi persaingan di era pasar bebas adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Harapannya adalah dengan peningkatan kualitas SDM ini, penduduk dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Pemerintah dapat membantu menyediakan beasiswa bagi siswa berprestasi hingga ke luar negeri untuk mencari ilmu kemudian kembali berkarya di dalam negeri. Selain itu penyediaan fasilitas pendidikan harus merata dan kualitas guru ditingkatkan.

3.    Sektor pertanian merupakan kegiatan ekonomi utama di negara berkembang. Negara Selandia Baru sektor pertanian mampu menjadikan negara tersebut sebagai negara maju. Keberhasilan pertanian di Selandia Baru disebabkan oleh …

A. Hasil pertanian dioleh menjadi komoditas ekspor.

B. Hasil pertanian mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

C. Hasil pertanian diolah tenaga ahli dari luar negeri.

D. Hasil pertanian dimanfaatkan untuk ketahanan pangan dalam negeri.

E. Hasil pertanian diekpor dalam bentuk barang mentah.

 

4.    Perhatikan peta!.



 

Negara maju sesuai peta ditunjukkan angka ...

A. 4, 11, 13

B. 12, 13, 20

C. 14, 19, 21

D. 11, 12, 13

E. 20, 21, 22

 

Kunci

Peta di atas menunjukkan wilayah benua Asia dan sebagian Australia dan Rusia. Negara maju yang terdapat pada peta adalah Korea Selatan (12), Jepang (13) dan Australia (20).

 

5.    Perhatikan pernyataan di bawah ini!

1) Kualitas sumber daya manusia tinggi.

2) Tingkat pendapatan per kapita tinggi.

3) Jumlah tenaga kerja asing tinggi.

4) Teknologi berkembang pesat.

5) Komoditas ekspor berupa barang mentah.

Berdasarkan pernyataan di atas ciri-ciri negara maju di tunjukkan oleh angka …

A. 1), 2) dan 3)

B. 1), 2) dan 4)

C. 2), 3) dan 4)

D. 2), 4) dan 5)

E. 3), 4) dan 5)

7.  Data sensus penduduk 2020 menunjukkan bahwa 50% lebih populasi Indonesia bermukim di pulau Jawa. Hal ini berdampak pada tidak meratanya sebaran penduduk Indonesia. Dampak jangka panjang jika permasalahan tersebut tidak diatasi bagi lingkungan adalah ....

A. angka kemiskinan perkotaan semakin bertambah

B. banyak terjadi kecelakan lalu lintas

C. meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca

D. bertambahnya laju urbanisasi

E. pendapatan daerah bertambah

 

Kunci

Overpopulasi di Jawa mengancam keberlanjutan ekologi atau lingkungan. Salah satunya adalah meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca karena kegiatan manusia semakin masif mulai dari industri, kendaraan, rokok, pembakaran sampah dan lainnya. Hal ini memicu perubahan iklim mikro dan mengurangi kualitas hidup.

 

8. Berikut ini adalah negara-negara di dunia.

1) Sri Lanka

2) Lebanon

3) Malaysia

4) Yaman

5) Suriah

Negara berkembang di kawasan Asia Barat di tunjukkan oleh angka …

A. 1), 2) dan 3)

B. 1), 3) dan 5)

C. 2), 3) dan 4)

D. 2), 4) dan 5)

E. 3), 4) dan 5)

 

 

9. Saudi Arabia adalah negara dengan pendapatan per kapita > 20.000 US Dollar. Jumlah ini sangat tinggi dan hampir sama dengan negara-negara seperti Amerika, Jerman, Perancis. Namun Saudi Arabia tidak termasuk dalam kategori negara maju dikarenakan ....

A. tingginya pendapatan per kapita Saudi Arabia tidak sebanding dengan angka produksi

B. tingginya pendapatan per kapita Saudi Arabia tidak diimbangi peningkatan infrastruktur

C. tingginya pendapatan per kapita hanya bertumpu pada sektor minyak

D. Indeks Pembangunan Manusia Saudi Arabia masih jauh dari ketentuan Bank Dunia

E. tingkat konsumsi dalam negeri Saudi Arabia jauh lebih tinggi dibandingkan tingkat produksinya

 

Kunci

Masalah utama yang terjadi pada negara berkembang adalah tingkat pendapatan tingginya masih disokong oleh sektor minyak saja. Sementara negara maju lebih banyak mengandalkan sektor kuartener seperti layanan jasa dan teknologi.

 

10. . Penyebab angka kematian di negara berkembang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan negara maju adalah ...

A. Angka kriminalitas tinggi.

B. Sering terjadi perang saudara.

C. Jumlah tenaga medis terbatas.

D. Pertumbuhan penduduk rendah.

E. Tingkat pendidikan masih rendah


11. Laju pertumbuhan di negara maju dapat dikendalikan dengan baik. Kondisi tersebut disebabkan oleh …

A. Sistem politik yang berpusat kepada kepala daerah.

B. Pemberian jaminan dan asuransi untuk anak-anak dan lansia.

C. Menunda usia kerja demi berkarier.

D. Larangan menikah pada usia kurang dari 25 tahun.

E. Pemikiran masyarakat yang makin maju dan modern.

 

12. Ciri-ciri negara:

1) berlokasi di lintang rendah

2) dilewati garis ekuator

3) sekitar 72% merupakan kawasan hutan

4) beribukota di Bogota 

Negara yang dimaksud adalah ....

A. Brasil

B. Ekuador

C. Peru

D. Bolivia

E. Kolombia

 

Kunci

Republik Kolombia ialah sebuah negara di barat laut Amerika Selatan yang hutannya lebat. Sekitar 72% merupakan kawasan hutan. Kolombia berbatasan dengan Laut Karibia di sebelah utara, dan barat laut; Venezuela dan Brasil di timur; Peru dan Ekuador di selatan; serta Panama dan Samudra Pasifik di barat.

 

13. Kegiatan industri di negara berkembang berbeda dengan kegiatan industri di negara maju. Faktor utama yang menyebabkan perbedaan tersebut adalah …

A. Kemandirian modal.

B. Jumlah tenaga kerja terdidik.

C. Kemajuan teknologi industri.

D. Kualitas sumber bahan baku.

E. Jumlah barang yang dihasilkan.

 

14 Perhatikan peta!





Negara yang termasuk anggota G7 pada benua berikut ditunjukkan angka .... 

A. 1, 6, 7, 9

B. 1, 2, 3, 4

C. 3, 4, 7, 8

D. 7, 8, 9, 10

E. 6, 7, 8, 9

 

Kunci

G7 adalah sebutan bagi negara-negara industri maju dang sangat berperngaruh bagi perekonomian dunia. Anggota G7 terdiri dari Amerika Serikat (AS), Jepang, Inggris, Prancis, Jerman, Kanada, dan Italia. 



Awalnya, kelompok ini dibentuk akibat krisi minyak yang terjadi pada 1973. Banyak negara yang mengalami krisis ekonomi akibat harga minyak dunia yang melambung tinggi. 



G7 merupakan forum tahunan sebagai tempat para pemimpin negara anggota membahas isu-isu yang beredar. G7 tidak memiliki kesepakatan yang mengikat tetapi pernyataan dari para pemimpin G7 selalu dinantikan untuk menyelesaikan konflik di dunia. Sumber: Kompas

 


15. Thailand merupakan satu di antara negara berkembang di kawasan ASEAN. Salah satu sektor yang mendukung kegiatan ekonomi di Thailand adalah …

A. Pertanian dan industri

B. Industri dan pariwisata

C. Manufaktur dan pertanian

D. Pariwisata dan pertanian

E. Perdagangan dan pariwisata

 

16. Karakteristik geografis:

1) dialiri Sungai Danube

2) berbatasan dengan Serbia

3) berlokasi di Eropa bagian tenggara

4) Sungai terpanjang Sungai Olt

Negara yang dimaksud sesuai ciri fisik diatas adalah ....

A. Ukraina

B. Polandia

C. Rumania

D. Moldova

E. Kroasia

Kunci

Kondisi geografis pada soal sesuai dengan negara Rumania. Berikut peta geografis Rumania. Sumber: Britannica

 


 17. Ciri-ciri umum yang dimiliki negara-negara berkembang antara lain ...

A. Sebagian besar penduduk bergerak di dalam bidang industri.

B. Tingkat konsumsi energinya tinggi.

C. Persentase penduduk kota tinggi.

D. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah.

E. Income per kapitanya rendah.

 

18. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut !

(1) Kepemilikan bersama sumber-sumber produksi.

(2) Hilangnya sistem pembagian kelas.

(3) Lahirnya sistem pembagian kelas sosial atau stratifikasi sosial.

(4) Persaingan untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya selalu terjadi.

(5) Campur tangan pemerintah sangat terbatas.

(6) Pemerintah turut campur dalam kegiatan ekonominya.

Pernyataan di atas yang menunjukkan ciri pasar bebas ditunjukkan nomor ...

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (3), dan (5)

C. (2), (3), dan (4)

D. (3), (4), dan (5)

E. (3), (4), dan (6)

 

19. Satu di antara indikator untuk mengetahui perkembangan suatu negara adalah pendapatan per kapita. Berikut yang tidak termasuk manfaat adanya data pendapatan per kapita adalah ....

A. Untuk mengetahui jumlah penduduk.

B. Sebagai tolok ukur untuk mengetahui suatu negara termasuk negara berkembang atau negara maju.

C. Sebagai alat analisis untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi suatu negara.

D. Sebagai analisis untuk mengetahui tingkat kemajuan suatu negara.

E. Untuk mengetahui perubahan perbedaan tingkat kesejahteraan masyarakat yang telah berlaku di setiap negara.

 

20. Negara-negara yang tergolong kedalam MEE adalah ...

A. Inggris, Prancis, Amerika Serikat, dan Jerman

B. Prancis, Jerman, Amerika Serikat, dan Spanyol

C. Prancis, Jerman, Denmark, dan Belanda

D. Prancis, Jerman, Denmark, dan Amerika Serikat

E. Prancis, Jerman, Amerika Serikat, Polandia

 

21. NAFTA adalah sebuah organisasi regional yang mempunyai bentuk kerja sama antara negara maju dan berkembang yang terdapat di benua ...

A. Eropa

B. Asia

C. Australia

D. Afrika

E. Amerika

22. Contoh kerja sama antarregional, antar negara-negara berkembang dan negara maju adalah ...

A. ASEAN dan NAFTA

B. ASEAN dan AFTA

C. ASEAN dan OPEC

D. ASEAN dan APEC

E. ASEAN dan Uni Eropa

 

23. OPEC adalah satu di antara bentuk kerja sama bersifat ...

A. Multilateral

B. Berdasarkan tujuan dan usaha

C. Bilateral

D. Regional

E. Antarregional

 

24. Berikut adalah dampak negatif dari perdagangan bebas terhadap Indonesia, kecuali ...

A. Mendorong iptek di bidang industri.

B. Kompetisi produk.

C. Eksploitasi SDA yang merusak ekosistem.

D. Kalah bersaing ketenagakerjaan dengan negara lain.

E. Keuntungan perdagangan bebas hanya dinikmati sekolompok kecil masyarakat.

 

25. Pernyataan berikut terdapat satu di antara yang bukan merupakan fungsi pasar bebas yaitu ...

A. Memberikan informasi yang lebih tepat mengenai harga dan jumlah permintaan barang.

B. Memberikan perangsang kepada para pengusaha untuk mengembangkan usaha mereka.

C. Memberikan perangsang kepada para pengusaha untuk memperoleh keahlian modern.

D. Memberikan perangsang penggunaan barang dan faktor produksi secara lebih efesien.

E. Membatasi masyarakat melakukan kegiatan ekonomi.

 

26. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Meningkatkan kualitas SDM melalui bidang pendidikan dan kesehatan

(2) Melakukan penyuluhan pembangunan kepada masyarakat

(3) Meningkatkan IPTEK dan inovasi

(4) Meningkatkan iklim investasi

(5) Meningkatkan pembangunan industri.

Strategi pembangunan Indonesia untuk dapat menjadi negara maju adalah ...

A. (1), (2), (3), dan (4)

B. (1), (2), (3), dan (5)

C. (1), (2), (4), dan (5)

D. (1), (3), (4), dan (5)

E. (2), (3), (4), dan (5)

27. MEDCs merupakan istilah yang digunakan saat ini sebagai sebutan untuk negara maju. Namun pada abad ke-20, negara maju dikenal dengan istilah ….

a. Negara utara

b. Negara selatan

c. Negara barat

d. Negara timur

e. Negara timur tengah

Pada tahun 1900-an dimana dunia sedang terpecah belah ke dalam berbagai blok, muncul istilah negara utara dan selatan. Negara utara mengacu pada negara-negara maju sedangkan negara selatan merujuk pada negara berkembang. Jadi, jawaban pertanyaan ini adalah a. Negara utara.

28. Penggunaan indikator pendapatan per kapita untuk menentukan kriteria pembangunan suatu negara diusulkan oleh….

a. WTO

b. UNDP

c. UNESCO

d. IMF

e. WMO

International Monetary Fund atau IMF merupakan organisasi internasional yang mewadahi kerjasama perekonomian global, termasuk salah satunya dengan memastikan pembangunan ekonomi terjadi di setiap negara anggotanya. Indikator pembangunan yang dikeluarkan oleh IMF adalah dengan mengukur pendapatan per kapita atau pendapatan rata-rata semua penduduk di suatu negara. Jadi, jawabannya adalah d. IMF

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG

  NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG Pendahuluan Negara maju merupakan salah satu topik penting dalam pelajaran geografi, ekonomi, dan ilmu ...