NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG
Pendahuluan
Negara maju merupakan salah satu topik penting dalam pelajaran geografi,
ekonomi, dan ilmu sosial. Memahami karakteristik negara maju membantu siswa
mengenali faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup
masyarakat, dan pembangunan sosial. Salah satu cara efektif untuk memahami
topik ini adalah melalui contoh soal negara maju yang dilengkapi pembahasan.
Latihan soal membantu siswa mengasah kemampuan analisis, memahami konsep, dan
mengaitkan teori dengan fakta nyata di lapangan.
Pengertian Negara Maju
Negara maju adalah negara yang memiliki tingkat pembangunan ekonomi, sosial,
dan teknologi yang tinggi dibandingkan negara lain. Karakteristik utama negara
maju antara lain produk domestik bruto (PDB) per kapita tinggi, infrastruktur
yang baik, sistem pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, serta stabilitas
politik. Contoh negara maju yang umum dikenal adalah Amerika Serikat, Jepang,
Jerman, Kanada, dan Australia. Pemahaman definisi ini menjadi dasar penting
sebelum mengerjakan contoh soal.
Ciri-Ciri Negara Maju
1. Memiliki Pendapatan Perkapita yang Tinggi
Negara yang maju memiliki pendapatan perkapita
yang tinggi tiap tahunnya. Menurut kantor perwakilan perdagangan Amerika
Serikat (USTR), negara dengan pendapatan perkapita diatas US$12.375 per
tahun, digolongkan sebagai negara maju.
Dengan memiliki pendapatan perkapita yang
tinggi, nilai ekonomi negara tersebut akan terdongkrak. Oleh karena itu, jumlah
kemiskinan bisa diatasi.
2. Keamanan Sudah Terjamin
Tingkat keamanan negara maju sudah lebih
terjamin jika dibandingkan dengan negara berkembang. Hal ini juga merupakan
efek samping dari canggihnya teknologi di negara maju. Dengan teknologi yang
canggih, fasilitas keamanan dan teknologi persenjataan juga turut berkembang
menjadi lebih baik.
3. Terjaminnya Kesehatan
Seain terjaminnya keamanan, kesehatan pada
sebuah negara maju juga sudah terjamin. Hal ini ditandai dengan berbagai
fasilitas kesehatan yang memadai, seperti rumah sakit dan petugas medis yang
terlatih dan handal.
Oleh karena itu, angka kematian pada negara
maju bisa ditekan dan angka harapan hidup penduduknya bisa tinggi. Selain itu,
dengan adanya fasilitas kesehatan yang memadai, perkembangan penduduk di negara
maju juga bisa terkontrol.
4. Kecilnya Angka Pengangguran
Di negara maju, angka pengangguran tergolong
kecil karena setiap penduduknya bisa mendapatkan pekerjaan. Salah satu negara
maju seperti Amerika Serikat, memiliki total pekerja produktif sebanyak lebih
dari 163 juta jiwa per Januari 2022 (Statista).
Dengan tingginya jumlah tenaga kerja dan
kecilnya angka pengangguran, maka negara bisa dikatakan sukses dalam
menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya yang sedang dalam masa
produktif. Masyarakat yang bekerja juga turut menyumbang angka PDB perkapita suatu
negara.
5. Menguasai IPTEK
Penduduk negara maju cenderung sudah sangat
menguasai IPTEK. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, mereka juga
sudah menggunakan teknologi canggih dan alat-alat modern untuk mempermudah
kehidupan sehari-hari.
Terlebih pada masa saat ini, dimana teknologi
begitu besar peranannya dalam aktivitas dan keseharian kita. Maka negara yang
unggul dalam sektor teknologi akan besar peluangnya untuk menuju negara maju.
Beberapa negara maju yang unggul karena
mengandalkan teknologinya yakni Finlandia. Negara kecil di utara benua Eropa
ini menempati urutan pertama di dunia, di depan Amerika Serikat, sebagai negara
dengan teknologi paling maju di dunia, menurut laporan terbaru yang disusun
oleh program pembangunan PBB (UNDP).
6. Tingkat Ekspor Lebih Tinggi
dibanding Impor
Tingkat ekspor di negara maju lebih tinggi
dibandingkan tingkat impor karena unggulnya SDM dan teknologi yang dimiliki.
Selain itu, negara tersebut juga sangat baik dalam memanfaatkan hasil SDA untuk
kemakmuran negara.
Hal ini terbukti dari Tiongkok yang kini
menjadi negara adidaya karena fokus pada perdagangan dan berhasil menjadi
eksportir nomor 1 di dunia.
Pengertian
Negara Berkembang
Negara berkembang
adalah negara
dengan tingkat kesejahteraan, pendapatan per kapita, dan industrialisasi yang
masih rendah hingga menengah dibandingkan negara maju. Negara-negara ini sedang giat melakukan pembangunan
infrastruktur dan ekonomi, namun sering menghadapi tantangan seperti
kemiskinan, tingginya angka pengangguran, serta ketergantungan pada sektor
pertanian dan ekspor bahan mentah
Ciri-Ciri Negara Berkembang
Berikut adalah ciri-ciri dari negara
berkembang:
1. Pendapatan Perkapita yang
Cenderung Rendah
Pendapatan per kapita di negara berkembang
tidak sebesar negara maju karena masih tingginya angka pengangguran. Menurut
data dari World Bank, negara dengan pendapatan perkapita rendah diukur berdasarkan
jumlah pendapatan perkapita dibawah US$ 975 per tahun.
2. Keamanan Tidak Terjamin
Tidak seperti di negara maju, keamanan di
negara berkembang masih sangat minim dan tidak layak. Oleh karena itu, angka
kriminalitas di negara berkembang juga masih tergolong tinggi.
Kenapa faktor keamanan juga termasuk dalam ciri
negara maju dan berkembang? Salah satu alasannya karena keamanan berpengaruh
pada kenyamanan masyarakat yang tinggal di negara tersebut. Keamanan juga
diperlukan pada kegiatan perekonomian, dan pembangunan negara guys!
3. Fasilitas Kesehatan
Minim
Fasilitas kesehatan di negara berkembang juga
tergolong minim. Belum banyaknya fasilitas kesehatan yang layak pakai
menyebabkan penduduk di negara berkembang lebih rentan terserang penyakit.
Oleh karena itu, angka kematian di negara
berkembang juga lebih besar dibanding angka kematian di negara maju, yang
kemudian mengakibatkan rendahnya angka harapan hidup.
4. Perkembangan Penduduk Tidak
Terkendali
Negara berkembang mempunyai jumlah rata-rata
penduduk yang sangat besar dibandingkan negara maju karena tidak terkendalinya
perkembangan penduduk. Hal ini juga merupakan akibat dari minimnya edukasi dan
fasilitas kesehatan.
Dalam waktu jangka panjang, membludaknya angka
penduduk bisa menimbulkan masalah baru nih bagi sebuah negara. Misalnya
ketersediaan fasilitas umum akan terasa kurang, terbatasnya lapangan pekerjaan,
dan hal-hal lainnya yang membuat situasi kehidupan masyarakatnya jadi kurang
ideal.
5. Besarnya Angka Pengangguran
Di ngara berkembang, angka pengangguran masih
tergolong tinggi karena lowongan pekerjaan yang tersedia masih belum tersebar
secara merata.
Selain itu, tingkat pendidikan yang kurang merata
juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan besarnya angka
pengangguran. Nah, jika pemerintah suatu negara bisa mengatasi masalah
pengangguran ini, maka penduduk usia produktif bisa hidup sejahtera dan ekonomi
akan meningkat!
6. Impor Lebih Tinggi dibanding
Ekspor
Dikarenakan rendahnya pengelolaan SDA dan SDM
negara berkembang, negara berkembang lebih sering membeli barang dari luar
negeri. Padahal tentu saja, bila kebutuhan sebuah negara sangat tergantung dari
negara lain, maka posisi dari negara tersebut bisa dikatakan tidak
stabil. Termasuk mudah terpengaruhi dari ketidakstabilan negara lainnya.
Contoh Negara Maju di Dunia
Yuk, kita lihat daftar beberapa negara maju
yang ada di dunia dari berbagai benua.
Contoh Negara Maju di Asia
Hongkong, Makau, Jepang,
Taiwan, Korea Selatan, Singapura.
Contoh Negara Maju di Eropa
Austria, Denmark, Estonia, Belgia, Perancis,
Republik Ceko, Yunani, Irlandia, Italia, Belanda, Portugal, Rusia, Spanyol,
Swedia, Vatikan, Malta, Slovenia, Norwegia, Siprus, Luksemburg, Britania Raya
(UK), Estonia, Finlandia, Jerman, Islandia, Latvia, Malta, Republik Ceko,
Swiss, Yunani.
Contoh Negara Maju di Benua Amerika
Amerika Serikat, Kanada, Puerto
Rico.
Contoh Negara Maju di Benua
Afrika
Belum ada.
Contoh Negara Maju di Benua
Australia dan Oceania
Australia, Selandia Baru.
Contoh Negara Berkembang di
Dunia
Daftar Negara Berkembang di Asia
Afghanistan, Arab Saudi, Armenia, Azerbaijan,
Bahrain, Bhutan, Bangladesh, India, Iran, Irak, Kiribati, Kuwait, Lebanon,
Maldives, Micronesia, Nepal, Oman, Papua Nugini, Pakistan, Qatar, Sri Lanka,
Suriah, Yaman, Yordania, Vietnam, Timor Leste, Thailand, Myanmar, Laos,
Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Mongolia, China,
Uzbekistan, Kazakhstan, Kirgiztan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan.
Daftar Negara Berkembang di Eropa
Azerbaijan, Bulgaria, Belarus, Georgia,
Kroasia, Kosovo, Lithuania, Makedonia, Ukraina, Moldova, Romania, Serbia, dan
Turki, Montenegro, Hungaria, Bosnia dan Herzegovina.
Contoh Negara Berkembang di Benua Amerika
Argentina, Bahamas, Brasil, Jamaika, Kolombia,
Meksiko, Panama, Paraguay, Barbados, Belize, Bolivia, Chili, Dominika, Ekuador,
El Savador, Guatemala, Grenada, Guyana, Haiti, Honduras, Kosta Rika, Nikaragua,
Peru, Republik Dominika, Saint Luca, Suriname, Trinidad dan Tobago, Venezuela,
Uruguay, Saint Kitts and Nevis, Sint Maarten, Saint Vincent and the Grenadines.
Contoh Negara Berkembang di Benua
Afrika
Afrika Selatan, Afrika Tengah, Algeria,
Angola, Liberia, Libya, Madagaskar, Malawi, Mali, Benin, Bostwana, Burkina
Faso, Burundi, Cabo Verde, Chad, Mauritania, Mauritius, Maroko, Meir, Mozambik,
Djibouti, Eritrea, Eswantini, Ethiopia, Namibia, Niger, Nigeria, Gabon, Gambia,
Ghana, Guinea, Pantai Gading, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo,
Rwanda, Kamerun, Kenya, Komoro, Senegal, Seychelles, Sierra Leone, Sudan, Sudan
Selatan, Sao Tome and Principe, Lesotho, Togo, Tunisia, Tanzania, Zambia,
Zimbabwe.
Contoh Negara Berkembang di
Benua Australia dan Oceania
Samoa, Tonga, Kepulauan Marshall, Kepulauan
Salomon, Palau, Fiji, Federasi Mikronesia, Tuvalu, Kiribati, Vanuatu, Nauru.
Permasalahan Negara Maju
Walaupun sudah tergolong maju, ternyata tetap
ada permasalahan yang kerap dihadapi oleh negara-negara maju. Berikut di
antaranya.
1. Penuaan Penduduk
Salah satu tantangan utama negara maju adalah
meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia akibat rendahnya angka kelahiran dan
meningkatnya harapan hidup. Kondisi ini menyebabkan ketimpangan demografi, di
mana jumlah penduduk usia produktif semakin berkurang, sementara beban ekonomi
untuk kesejahteraan lansia meningkat. Hal ini dapat memengaruhi produktivitas
tenaga kerja serta menekan anggaran negara dalam hal layanan kesehatan dan
jaminan sosial.
2. Ketimpangan Ekonomi dan Sosial
Meskipun negara maju memiliki tingkat ekonomi
yang tinggi, ketimpangan pendapatan dan kekayaan tetap menjadi permasalahan.
Perbedaan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta peluang ekonomi
menciptakan kesenjangan antara kelompok masyarakat kaya dan miskin.
3. Dampak Perubahan Iklim dan
Polusi
Negara maju, sebagai kontributor utama emisi
karbon akibat industrialisasi dan konsumsi energi yang tinggi, menghadapi
tantangan dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Meskipun banyak negara telah
berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, transisi ke energi bersih
masih menghadapi kendala, seperti ketergantungan pada bahan bakar fosil dan
biaya tinggi dalam penerapan teknologi ramah lingkungan. Selain itu, polusi
udara dan limbah industri tetap menjadi permasalahan yang mempengaruhi
kesehatan masyarakat.
4. Teknologi dan Pengangguran
Struktural
Kemajuan pesat dalam teknologi dan otomatisasi
telah mengubah dunia kerja di negara maju. Meskipun inovasi meningkatkan
efisiensi dan produktivitas, banyak pekerjaan tradisional yang tergantikan oleh
mesin atau kecerdasan buatan, menyebabkan pengangguran struktural. Hal ini
menuntut tenaga kerja untuk terus meningkatkan keterampilan dan beradaptasi
dengan perkembangan teknologi agar tetap kompetitif di pasar kerja.
Permasalahan Negara Berkembang
Beikut adalah beberapa permasalahan utama yang
dihadapi oleh negara berkembang. Apa aja? Ini penjelasannya.
1. Tingkat Kemiskinan yang Tinggi
Salah satu permasalahan utama negara
berkembang adalah tingginya angka kemiskinan. Banyak penduduk masih hidup di
bawah garis kemiskinan akibat keterbatasan akses terhadap pendidikan,
kesehatan, dan lapangan kerja yang layak. Rendahnya pendapatan masyarakat
menyebabkan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan,
perumahan, dan layanan kesehatan, yang pada akhirnya menghambat pembangunan
ekonomi dan sosial.
2. Kualitas Pendidikan yang
Rendah
Pndidikan di negara berkembang sering kali
menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya fasilitas sekolah, minimnya
tenaga pengajar berkualitas, serta rendahnya akses bagi masyarakat miskin.
Akibatnya, banyak penduduk yang tidak memiliki keterampilan yang memadai untuk
bersaing di dunia kerja. Kurangnya investasi dalam sektor pendidikan membuat
negara berkembang sulit meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong
pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
3. Keterbatasan Infrastruktur
Bayak negara berkembang mengalami kekurangan
infrastruktur dasar, seperti jalan, listrik, air bersih, dan transportasi yang
memadai. Infrastruktur yang buruk menghambat aktivitas ekonomi, meningkatkan
biaya produksi, dan membatasi akses masyarakat terhadap layanan publik.
4. Tingkat Pengangguran yang Tinggi
Pengangguran menjadi permasalahan serius di
negara berkembang, terutama di kalangan generasi muda. Kurangnya kesempatan
kerja yang layak menyebabkan banyak penduduk bekerja di sektor informal dengan
pendapatan rendah dan tanpa jaminan sosial. Selain itu, ketidakseimbangan
antara jumlah lulusan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja membuat banyak orang
sulit mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka.
5. Ketergantungan pada Sumber Daya Alam
Banyak negara berkembang bergantung pada
ekspor sumber daya alam seperti minyak, gas, pertanian, dan tambang.
Ketergantungan ini membuat perekonomian mereka rentan terhadap fluktuasi harga
global. Selain itu, eksploitasi sumber daya alam tanpa pengelolaan yang
berkelanjutan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, seperti deforestasi,
pencemaran air, dan hilangnya keanekaragaman hayati.
6. Korupsi dan Ketidakstabilan
Politik
Korupsimerupakan salah satu hambatan terbesar
bagi pembangunan di negara berkembang. Penyalahgunaan kekuasaan dan lemahnya
penegakan hukum menghambat pertumbuhan ekonomi, memperburuk ketimpangan sosial,
serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
7. Kesehatan dan Gizi Buruk
Bnyak negara berkembang menghadapi masalah
kesehatan seperti angka kematian ibu dan anak yang tinggi, kurangnya akses
terhadap fasilitas kesehatan, serta penyebaran penyakit menular. Gizi buruk
juga menjadi permasalahan utama akibat rendahnya akses terhadap makanan bergizi
dan kesadaran akan pola hidup sehat.
8. Dampak Perubahan Iklim
Ngara berkembang sering kali menjadi yang
paling terdampak oleh perubahan iklim, meskipun kontribusi mereka terhadap
emisi global relatif lebih kecil dibanding negara maju. Bencana alam seperti
banjir, kekeringan, dan badai tropis dapat menghancurkan mata pencaharian
masyarakat, terutama yang bergantung pada sektor pertanian.
Soal Latihan
Setelah
membaca materi negara maju dan negara berkembang, silakan menjawab soal latihan
berikut !!!
1. Karakteristik negara:
1) pertumbuhan penduduk
0%
2) industri tersier dan
kuartener mendominasi
3) piramida penduduk
bertipe ekspansi
4) angka harapan hidup
> 70 tahun
5) dependency ratio
tinggi
Ciri khas masyarakat
negara maju ditunjukkan angka ....
A. 1), 2), 4)
B. 1), 3), 5)
C. 2), 3), 5)
D. 2), 3), 4)
E. 1), 2), 5)
Kunci
Negara maju memiliki
karakteristik penduduk sebagai berikut:
1. pertumbuhan penduduk
stabil di angka 0% per tahun
2. industri tersier
(jasa) dan kuartener (berbasis IT, data digital) mendominasi.
3. harapan hidup tinggi
diatas 70 tahun
4. pendapatan per kapita
> 10.000 US Dollar per tahun
5. tingkat pendidikan tinggi
2. . Negara maju dan negara berkembang merupakan pengelompokkan
negara berdasarkan kondisi ekonomi. Satu di antara kriteria yang digunakan
dalam pengelompokkan tersebut adalah …
A. Pendapatan per kapita.
B. Peningkatan devisa
negara.
C. Pendapatan pegawai
negeri.
D. Keuntungan dagang
antarnegara.
E. Keuntungan
perusahaan milik negara.
2.
Di era globalisasi
seperti sekarang, tenaga kerja dari negara maju berdatangan ke negara
berkembang. Dampaknya tenaga kerja di negara berkembang kalah bersaing.
Strategi untuk menghadapi permasalahan tersebut di negara berkembang adalah
....
A. meningkatkan eksplorasi SDA
B. meningkatkan kualitas pertahanan dan keamanan
negara
C. meningkatkan pendapatan per kapita
D. melarang tenaga kerja asing datang
E. meningkatkan kualitas pendidikan dan
keterampilan penduduk
Kunci
Strategi negara berkembang dalam menghadapi
persaingan di era pasar bebas adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya
manusia. Harapannya adalah dengan peningkatan kualitas SDM ini, penduduk dapat
bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Pemerintah dapat membantu menyediakan
beasiswa bagi siswa berprestasi hingga ke luar negeri untuk mencari ilmu
kemudian kembali berkarya di dalam negeri. Selain itu penyediaan fasilitas
pendidikan harus merata dan kualitas guru ditingkatkan.
3.
Sektor pertanian
merupakan kegiatan ekonomi utama di negara berkembang. Negara Selandia Baru
sektor pertanian mampu menjadikan negara tersebut sebagai negara maju. Keberhasilan
pertanian di Selandia Baru disebabkan oleh …
A. Hasil pertanian dioleh
menjadi komoditas ekspor.
B. Hasil pertanian mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.
C. Hasil pertanian diolah tenaga ahli dari luar negeri.
D. Hasil pertanian dimanfaatkan untuk ketahanan pangan dalam
negeri.
E. Hasil pertanian diekpor dalam bentuk barang mentah.
4.
Perhatikan peta!.
Negara maju sesuai peta
ditunjukkan angka ...
A. 4, 11, 13
B. 12, 13, 20
C. 14, 19, 21
D. 11, 12, 13
E. 20, 21, 22
Kunci
Peta di atas menunjukkan
wilayah benua Asia dan sebagian Australia dan Rusia. Negara maju yang terdapat
pada peta adalah Korea Selatan (12), Jepang (13) dan Australia (20).
5.
Perhatikan pernyataan
di bawah ini!
1) Kualitas sumber
daya manusia tinggi.
2) Tingkat pendapatan
per kapita tinggi.
3) Jumlah tenaga kerja
asing tinggi.
4) Teknologi berkembang
pesat.
5) Komoditas ekspor
berupa barang mentah.
Berdasarkan pernyataan
di atas ciri-ciri negara maju di tunjukkan oleh angka …
A. 1), 2) dan 3)
B. 1), 2) dan 4)
C. 2), 3) dan 4)
D. 2), 4) dan 5)
E. 3), 4) dan 5)
7. Data sensus penduduk
2020 menunjukkan bahwa 50% lebih populasi Indonesia bermukim di pulau Jawa. Hal
ini berdampak pada tidak meratanya sebaran penduduk Indonesia. Dampak jangka
panjang jika permasalahan tersebut tidak diatasi bagi lingkungan adalah ....
A. angka kemiskinan perkotaan semakin bertambah
B. banyak terjadi kecelakan lalu lintas
C. meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca
D. bertambahnya laju urbanisasi
E. pendapatan daerah bertambah
Kunci
Overpopulasi di Jawa mengancam keberlanjutan ekologi atau
lingkungan. Salah satunya adalah meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca karena
kegiatan manusia semakin masif mulai dari industri, kendaraan, rokok,
pembakaran sampah dan lainnya. Hal ini memicu perubahan iklim mikro dan
mengurangi kualitas hidup.
8. Berikut ini adalah negara-negara di dunia.
1) Sri Lanka
2) Lebanon
3) Malaysia
4) Yaman
5) Suriah
Negara berkembang di
kawasan Asia Barat di tunjukkan oleh angka …
A. 1), 2) dan 3)
B. 1), 3) dan 5)
C. 2), 3) dan 4)
D. 2), 4) dan 5)
E. 3), 4) dan 5)
9. Saudi Arabia adalah negara dengan pendapatan per kapita >
20.000 US Dollar. Jumlah ini sangat tinggi dan hampir sama dengan negara-negara
seperti Amerika, Jerman, Perancis. Namun Saudi Arabia tidak termasuk dalam
kategori negara maju dikarenakan ....
A. tingginya pendapatan per kapita Saudi Arabia tidak sebanding
dengan angka produksi
B. tingginya pendapatan per kapita Saudi Arabia tidak diimbangi
peningkatan infrastruktur
C. tingginya pendapatan per kapita hanya bertumpu pada sektor
minyak
D. Indeks Pembangunan Manusia Saudi Arabia masih jauh dari
ketentuan Bank Dunia
E. tingkat konsumsi dalam negeri Saudi Arabia jauh lebih tinggi
dibandingkan tingkat produksinya
Kunci
Masalah utama yang terjadi pada negara berkembang adalah tingkat
pendapatan tingginya masih disokong oleh sektor minyak saja. Sementara negara
maju lebih banyak mengandalkan sektor kuartener seperti layanan jasa dan
teknologi.
10. . Penyebab angka kematian di negara berkembang cenderung lebih
tinggi dibandingkan dengan negara maju adalah ...
A. Angka kriminalitas tinggi.
B.
Sering terjadi perang saudara.
C. Jumlah tenaga medis terbatas.
D. Pertumbuhan penduduk rendah.
E. Tingkat pendidikan masih rendah
11. Laju pertumbuhan di negara maju dapat dikendalikan dengan baik.
Kondisi tersebut disebabkan oleh …
A. Sistem politik yang
berpusat kepada kepala daerah.
B. Pemberian jaminan
dan asuransi untuk anak-anak dan lansia.
C. Menunda usia kerja demi berkarier.
D. Larangan menikah
pada usia kurang dari 25 tahun.
E. Pemikiran
masyarakat yang makin maju dan modern.
12. Ciri-ciri negara:
1) berlokasi di lintang
rendah
2) dilewati garis
ekuator
3) sekitar 72% merupakan kawasan hutan
4) beribukota di Bogota
Negara yang dimaksud adalah
....
A. Brasil
B. Ekuador
C. Peru
D. Bolivia
E. Kolombia
Kunci
Republik Kolombia ialah sebuah
negara di barat laut Amerika Selatan yang hutannya lebat. Sekitar 72% merupakan
kawasan hutan. Kolombia berbatasan dengan Laut Karibia di sebelah utara, dan
barat laut; Venezuela dan Brasil di timur; Peru dan Ekuador di selatan; serta
Panama dan Samudra Pasifik di barat.
13. Kegiatan industri di
negara berkembang berbeda dengan kegiatan industri di negara maju. Faktor utama
yang menyebabkan perbedaan tersebut adalah …
A. Kemandirian modal.
B. Jumlah tenaga kerja
terdidik.
C. Kemajuan teknologi industri.
D. Kualitas sumber
bahan baku.
E. Jumlah barang yang
dihasilkan.
14 Perhatikan peta!
Negara yang termasuk anggota G7
pada benua berikut ditunjukkan angka ....
A. 1, 6, 7, 9
B. 1, 2, 3, 4
C. 3, 4, 7, 8
D. 7, 8, 9, 10
E. 6, 7, 8, 9
Kunci
G7 adalah sebutan bagi
negara-negara industri maju dang sangat berperngaruh bagi perekonomian dunia. Anggota
G7 terdiri dari Amerika Serikat (AS), Jepang, Inggris, Prancis, Jerman, Kanada,
dan Italia.
Awalnya, kelompok ini dibentuk
akibat krisi minyak yang terjadi pada 1973. Banyak negara yang mengalami krisis
ekonomi akibat harga minyak dunia yang melambung tinggi.
G7 merupakan forum tahunan
sebagai tempat para pemimpin negara anggota membahas isu-isu yang beredar. G7
tidak memiliki kesepakatan yang mengikat tetapi pernyataan dari para pemimpin
G7 selalu dinantikan untuk menyelesaikan konflik di dunia. Sumber: Kompas
15. Thailand merupakan satu di antara negara berkembang di kawasan
ASEAN. Salah satu sektor yang mendukung kegiatan ekonomi di Thailand adalah …
A. Pertanian dan
industri
B. Industri dan
pariwisata
C. Manufaktur dan
pertanian
D. Pariwisata dan pertanian
E. Perdagangan dan
pariwisata
16. Karakteristik geografis:
1) dialiri Sungai Danube
2) berbatasan dengan Serbia
3) berlokasi di Eropa bagian tenggara
4) Sungai terpanjang Sungai Olt
Negara yang dimaksud sesuai ciri fisik diatas adalah ....
A. Ukraina
B. Polandia
C. Rumania
D. Moldova
E. Kroasia
Kunci
Kondisi geografis pada soal
sesuai dengan negara Rumania. Berikut peta geografis Rumania. Sumber:
Britannica
17. Ciri-ciri umum yang dimiliki negara-negara berkembang antara lain ...
A. Sebagian besar
penduduk bergerak di dalam bidang industri.
B. Tingkat konsumsi
energinya tinggi.
C. Persentase penduduk
kota tinggi.
D. Tingkat pertumbuhan
penduduk rendah.
E. Income per kapitanya rendah.
18. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut !
(1) Kepemilikan bersama sumber-sumber
produksi.
(2) Hilangnya sistem pembagian kelas.
(3) Lahirnya sistem pembagian kelas sosial
atau stratifikasi sosial.
(4) Persaingan untuk memperoleh keuntungan
sebanyak-banyaknya selalu terjadi.
(5) Campur tangan pemerintah sangat terbatas.
(6) Pemerintah turut campur dalam kegiatan
ekonominya.
Pernyataan di atas yang menunjukkan ciri pasar
bebas ditunjukkan nomor ...
A. (1), (2), dan (3)
B. (1),
(3), dan (5)
C. (2), (3), dan (4)
D. (3), (4), dan (5)
E. (3), (4), dan (6)
19. Satu di antara indikator untuk mengetahui
perkembangan suatu negara adalah pendapatan per kapita. Berikut yang tidak
termasuk manfaat adanya data pendapatan per kapita adalah ....
A. Untuk
mengetahui jumlah penduduk.
B. Sebagai tolok ukur untuk mengetahui suatu
negara termasuk negara berkembang atau negara maju.
C. Sebagai alat analisis untuk mengetahui
pertumbuhan ekonomi suatu negara.
D. Sebagai analisis untuk mengetahui tingkat
kemajuan suatu negara.
E. Untuk mengetahui perubahan perbedaan
tingkat kesejahteraan masyarakat yang telah berlaku di setiap negara.
20. Negara-negara yang tergolong kedalam MEE
adalah ...
A. Inggris, Prancis, Amerika Serikat, dan
Jerman
B. Prancis, Jerman, Amerika Serikat, dan
Spanyol
C. Prancis,
Jerman, Denmark, dan Belanda
D. Prancis, Jerman, Denmark, dan Amerika
Serikat
E. Prancis, Jerman, Amerika Serikat, Polandia
21. NAFTA adalah sebuah organisasi regional
yang mempunyai bentuk kerja sama antara negara maju dan berkembang yang
terdapat di benua ...
A. Eropa
B. Asia
C. Australia
D. Afrika
E.
Amerika
22. Contoh kerja sama antarregional, antar
negara-negara berkembang dan negara maju adalah ...
A. ASEAN dan NAFTA
B. ASEAN dan AFTA
C. ASEAN dan OPEC
D. ASEAN dan APEC
E. ASEAN
dan Uni Eropa
23. OPEC adalah satu di antara bentuk kerja
sama bersifat ...
A. Multilateral
B. Berdasarkan
tujuan dan usaha
C. Bilateral
D. Regional
E. Antarregional
24. Berikut adalah dampak negatif dari
perdagangan bebas terhadap Indonesia, kecuali ...
A. Mendorong
iptek di bidang industri.
B. Kompetisi produk.
C. Eksploitasi SDA yang merusak ekosistem.
D. Kalah bersaing ketenagakerjaan dengan
negara lain.
E. Keuntungan perdagangan bebas hanya
dinikmati sekolompok kecil masyarakat.
25. Pernyataan berikut terdapat satu di antara
yang bukan merupakan fungsi pasar bebas yaitu ...
A. Memberikan informasi yang lebih tepat
mengenai harga dan jumlah permintaan barang.
B. Memberikan perangsang kepada para pengusaha
untuk mengembangkan usaha mereka.
C. Memberikan perangsang kepada para pengusaha
untuk memperoleh keahlian modern.
D. Memberikan perangsang penggunaan barang dan
faktor produksi secara lebih efesien.
E. Membatasi
masyarakat melakukan kegiatan ekonomi.
26. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Meningkatkan kualitas SDM melalui bidang
pendidikan dan kesehatan
(2) Melakukan penyuluhan pembangunan kepada
masyarakat
(3) Meningkatkan IPTEK dan inovasi
(4) Meningkatkan iklim investasi
(5) Meningkatkan pembangunan industri.
Strategi pembangunan Indonesia untuk dapat
menjadi negara maju adalah ...
A. (1), (2), (3), dan (4)
B. (1), (2), (3), dan (5)
C. (1), (2), (4), dan (5)
D. (1),
(3), (4), dan (5)
E. (2), (3), (4), dan (5)
27. MEDCs merupakan istilah yang digunakan saat ini
sebagai sebutan untuk negara maju. Namun pada abad ke-20, negara maju dikenal
dengan istilah ….
a. Negara utara
b. Negara selatan
c. Negara barat
d. Negara timur
e. Negara timur tengah
Pada tahun 1900-an dimana dunia sedang
terpecah belah ke dalam berbagai blok, muncul istilah negara utara dan selatan.
Negara utara mengacu pada negara-negara maju sedangkan negara selatan merujuk
pada negara berkembang. Jadi, jawaban pertanyaan ini adalah a.
Negara utara.
28. Penggunaan indikator pendapatan per
kapita untuk menentukan kriteria pembangunan suatu negara diusulkan oleh….
a. WTO
b. UNDP
c. UNESCO
d. IMF
e. WMO
International Monetary Fund atau IMF
merupakan organisasi internasional yang mewadahi kerjasama perekonomian global,
termasuk salah satunya dengan memastikan pembangunan ekonomi terjadi di setiap
negara anggotanya. Indikator pembangunan yang dikeluarkan oleh IMF adalah
dengan mengukur pendapatan per kapita atau pendapatan rata-rata semua penduduk
di suatu negara. Jadi, jawabannya adalah d. IMF
Tidak ada komentar:
Posting Komentar